Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub Rano Tegaskan Perlindungan Perempuan dan Anak Harus Jadi Gerakan Kolektif

📅 Sabtu, 22 Nov 2025, 18:15 WIB | Oleh:
Wagub Rano Tegaskan Perlindungan Perempuan dan Anak Harus Jadi Gerakan Kolektif Doc: Koran Jakarta / Paundra Zakirulloh

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat perlindungan bagi perempuan dan anak saat membuka Kampanye Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak 2025 di Balai Agung, Balai Kota Jakarta. Ia menyebut momentum ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Sedunia dan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak yang digelar pada Sabtu, 22 November.

Kegiatan bertema "Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman" tersebut dihadirkan sebagai ajakan bagi seluruh masyarakat untuk bergerak bersama menciptakan lingkungan yang aman. Rano menekankan bahwa perlindungan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi memerlukan keterlibatan keluarga, sekolah, dunia usaha, komunitas, hingga ruang digital.

"Kekerasan fisik, psikis, seksual, ekonomi, maupun kekerasan berbasis gender online tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan pribadi. Ini merupakan isu publik yang memerlukan langkah kolektif, nyata, dan berkelanjutan," ujarnya.

Rano menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperkuat berbagai layanan perlindungan, termasuk penyediaan layanan terpadu 24 jam untuk penanganan kasus kekerasan. Ia menambahkan, integrasi Sistem Informasi Perlindungan Perempuan dan Anak terus ditingkatkan untuk memastikan setiap laporan bisa direspons lebih cepat dan tepat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan upaya perlindungan tidak mungkin tercapai tanpa dukungan banyak pihak. Kolaborasi lintas sektor, kata Rano, menjadi aspek penting dalam memastikan pencegahan dan penanganan kekerasan berjalan optimal di semua wilayah Jakarta.

Lebih lanjut, Rano menyampaikan apresiasi kepada berbagai lembaga dan organisasi yang selama ini konsisten memperjuangkan hak perempuan dan anak. Ia menyebut Kementerian PPPA RI, Komnas Perempuan, KPAI, Save The Children, Yayasan Pulih, mitra internasional, dan komunitas masyarakat sebagai elemen penting yang terus mendorong kemajuan agenda perlindungan.

"Kami ingin Jakarta menjadi kota yang aman bagi anak untuk tumbuh, belajar, berekspresi, dan bermimpi. Kota yang ramah secara fisik, sosial, dan emosional," tutur Wagub Rano.

Kampanye tahun ini juga membuka ruang khusus bagi anak-anak untuk terlibat secara aktif melalui sesi dialog dan aktivitas kreatif. Mereka diajak berbagi pengalaman, pandangan, dan aspirasi mengenai isu kekerasan yang terjadi baik di sekolah maupun di ruang digital, sehingga kebijakan yang diambil bisa lebih responsif terhadap kebutuhan mereka.

Sementara itu, Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa kampanye ini berkolaborasi dengan Komnas Perempuan serta menghadirkan berbagai kegiatan seperti pameran, pementasan musik, healing space, stand-up comedy, olahraga, dan talkshow. Ia memastikan rangkaian kampanye akan dilanjutkan di Kepulauan Seribu pada 27 November 2025.

"Pada kegiatan hari ini juga dilakukan dialog antara Wakil Gubernur DKI Jakarta dengan 40 perwakilan anak Jakarta, sebagai ruang bagi mereka untuk menyampaikan suara, pandangan, dan pengalaman terkait isu kekerasan," jelas Iin.

Dalam dialog tersebut, seorang siswa bernama Raafi Hadyatma dari SDN Cipinang 10 Pagi menyampaikan bahwa perundungan masih terjadi di sekolahnya. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian agar kasus serupa tidak lagi terjadi.

"Harapan saya adalah sekolah kami dapat ditinjau dan diberikan peraturan baru yang lebih baik agar perundungan tidak terjadi lagi," ujar Raafi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.