Wagub Rano Karno Serahkan KJMU Tahap II 2026 Kepada 880 Mahasiswa Baru
📅 Kamis, 16 Apr 2026, 19:45 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno membuka Forum Orientasi Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) Tahap II tahun 2026 di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Kamis (16/4). Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 880 mahasiswa baru menerima bantuan pendidikan sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi.
Rano menegaskan bahwa program KJMU merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung generasi muda agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Program ini juga diarahkan untuk mengurangi kesenjangan sosial melalui pemerataan kesempatan pendidikan di Jakarta.
"Program KJMU menjadi bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam memastikan setiap anak Jakarta memiliki kesempatan yang setara untuk mengembangkan potensinya sebagai calon pemimpin masa depan," ujarnya.
Ia menjelaskan, pada tahun 2025 jumlah penerima KJMU mencapai puluhan ribu mahasiswa yang tersebar di berbagai perguruan tinggi. Pada tahap pertama tercatat sebanyak 16.979 mahasiswa menerima bantuan, sementara pada tahap kedua mencapai 16.920 mahasiswa.
Secara khusus di UNJ, jumlah penerima KJMU mencapai lebih dari 4.000 mahasiswa yang terdiri atas penerima baru dan lanjutan. Rinciannya, sebanyak 880 mahasiswa merupakan penerima baru, sedangkan 3.293 lainnya adalah penerima lanjutan dari periode sebelumnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Rano, capaian tersebut menunjukkan bahwa Pemprov DKI Jakarta tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas utama meskipun terdapat penyesuaian anggaran. Ia menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang tidak boleh dikorbankan.
"Meski terjadi efisiensi anggaran, pendidikan dan kesehatan tidak boleh terganggu. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan Jakarta," tuturnya.
Selain bantuan biaya pendidikan, mahasiswa penerima KJMU juga mendapatkan pembinaan serta pendampingan untuk meningkatkan kapasitas diri. Program ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rano juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan forum KJMU sebagai wadah komunikasi, kolaborasi, serta pertukaran gagasan. Ia berharap para mahasiswa dapat berkontribusi aktif dalam pembangunan Jakarta melalui berbagai inovasi dan kegiatan sosial.
"Forum KJMU ini kami harapkan melahirkan gagasan-gagasan baru untuk membangun Jakarta. Kalian adalah bagian penting dari masa depan kota ini," katanya.
Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda untuk turut ambil bagian dalam pembangunan kota, terutama menjelang peringatan 500 tahun Jakarta pada 2027. Pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai program strategis, termasuk revitalisasi kawasan Kota Tua yang membuka ruang partisipasi publik.
Dalam kesempatan tersebut, Rano juga berdialog dengan salah satu penerima KJMU, Vika, mahasiswa teknik mesin, bersama ibunya, Nur Aisyah. Keduanya menyampaikan rasa syukur karena bantuan tersebut sangat membantu keberlanjutan pendidikan.
"Saya senang sekali bisa mendapatkan KJMU, sehingga bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri," ungkap Vika, sementara ibunya menambahkan bahwa bantuan tersebut sangat meringankan beban keluarga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!