Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wagub DKI Apresiasi Transaksi QRIS di Jakarta Tertinggi di Indonesia

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 08:20 WIB | Oleh:
Wagub DKI Apresiasi Transaksi QRIS di Jakarta Tertinggi di Indonesia Doc: Nugroho Sejati

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Selasa (12/8), menghadiri peluncuran pekan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) wilayah DKI Jakarta di Taman Literasi Marta Chirstina Tiahahu, Melawai, Kebayoran Baru.

Dalam sambutannya, Wagub Rano mengaku terkejut dan mengapresiasi realisasi digitalisasi pembayaran menggunakan QRIS di Jakarta mencapai 45 persen dari total angka se-Indonesia.

"Saya agak surprise mendengar paparan dari BI bahwa di Jakarta itu hampir 50 persen pengguna QRIS nasional. Ini belum di desain saja sudah hampir 50 persen apalagi kalau terdesain," kata dia.

Dilanjutkan Wagub Rano, dirinya meyakini tingginya angka pengguna QRIS disebabkan sejumlah faktor seperti jaringan internet dan pondasi perekonomian yang kuat. Diakui Wagub Rano, capaian ini memang belum sepenuhnya hasil dari sebuah desain.

Karena itu, Ia sangat mendukung kegiatan Pekan QRIS Nasional (PQN) yang diinisiasi Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, mulai 11-17 Agustus 2025.

"Saya harap, ini akan semakin mengedukasi masyarakat untuk menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran," ujar dia.

Dilanjutkan Wagub Rano, sebelum ini Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, juga telah menyelenggarakan lomba digital di pasar. Hal itu ditegaskan Rano juga bagian dari edukasi tentang digitalisasi pembayaran.

"Saya yakin kalau sudah didesain, mungkin bisa 75 persen tahun ini. Sehingga nanti tahun 2027 saat Jakarta merayakan usia lima abad, hasilnya lebih maksimal lagi," tegas dia.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Yosamartha, menjelaskan pertumbuhan ekonomi kwartal II DKI Jakarta masih tangguh mencatatkan angka 5,18 persen lebih tinggi dari nasional sebesar 5,12 persen. Angka pertumbuhan itu naik dari kwartal sebelumnya sekitar 4,95 persen.

Martha menjelaskan, transaksi QRIS sekitar 43-45 persen angka nasional disumbangkan dari Jakarta. Selanjutnya, Martha menegaskan melalui kegiatan PQN ini akan mendorong Jakarta menjadi kota digital global yang berbudaya.

Lantaran itu, dalam event PQN DKI Jakarta tahun 2025 ini, Martha mengaku pihaknya sengaja mengadakan kegiatan QRIS Jelajah selain dari berbagai program edukasi, bazar UMKM dan gelaran seni budaya.

Lebih lanjut dijelaskan Martha, kegiatan QRIS Jelajah merupakan ajang kontestasi konten kreator mengangkat cerita mengenai digitalisasi di wilayah-wilayah Jakarta yang eksotik. Rangakaian kegiatan ini ditujukan untuk memperkenalkan Jakarta bukan hanya ke seluruh Indonesia tapi juga ke kalangan internasional.

"Mudah-mudahan dengan digitalisasi ini kita dorong Jakarta menjadi kota global, kota digital yang berbudaya," pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

39 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.