Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vietnam Waspadai Pembangunan Kanal di Kamboja

📅 Sabtu, 06 Apr 2024, 02:26 WIB | Oleh:
Vietnam Waspadai Pembangunan Kanal di Kamboja Doc: AFP/TANG CHHIN SOTHY
Ket. Pembangunan Kanal | Sejumlah pekerja Kamboja sedang membenahi tepian sebuah kanal di Provinsi Kandal pada 2014 lalu. Vietnam mewaspadai rencana pembangunan kanal di Kamboja ini dengan alasan bisa menimbulkan kehadiran militer Tiongkok yang lebih besar. 

PHNOM PENH - Rencana Kamboja untuk membangun kanal navigasi senilai 1,7 miliar dollar AS yang menghubungkan pelabuhan di Ibu Kota Phnom Penh ke pantai negara itu telah menimbulkan kekhawatiran di Vietnam mengenai kehadiran militer Tiongkok yang lebih besar yang dapat dimungkinkan oleh hal ini.

Proyek Kanal Funan Techo sepanjang 180 kilometer, yang berakhir di provinsi pesisir Kep, Kamboja, dekat perbatasan Vietnam, diperkirakan akan dikembangkan oleh China Road and Bridge Corporation milik negara Tiongkok di bawah pengaturanbuild-operate-transfer.

Pengaturan ini akan memungkinkan perusahaan untuk mengoperasikan kanal tersebut selama sekitar 50 tahun sebagai imbalan atas pendanaan pembangunannya. Pengerjaan kanal ini diharapkan dimulai pada 2024 dan berakhir pada 2028.

Para pejabat Kamboja menerangkan bahwa kanal tersebut akan memungkinkan impor dan ekspor Kamboja melewati transit melalui pelabuhan Vietnam. Perdana Menteri Hun Manet mengatakan proyek kanal ini akan menciptakan lapangan kerja bagi 1,6 juta orang yang tinggal di sepanjang rute yang diusulkan tanpa menambah utang luar negeri negaranya.

Namun para peneliti dari lembaga yang didukung pemerintah Vietnam telah memperingatkan bahwa terusan tersebut adalah proyek yang memiliki "penggunaan ganda" yang selain mendorong pembangunan sosio-ekonomi, juga dapat memfasilitasi kehadiran militer Tiongkok jauh di wilayah Kamboja dekat wilayah Vietnam.

"Pembangunan Kanal Funan Techo dapat menciptakan kedalaman air yang diperlukan bagi kapal militer untuk masuk dari Teluk Thailand atau dari Pangkalan Angkatan Laut Ream, dan melakukan perjalanan jauh ke Kamboja dan mendekati perbatasan Kamboja-Vietnam," kata dua peneliti di Institut Pengembangan Penelitian Oriental di bawah Persatuan Asosiasi Sains dan Teknologi Vietnam, Dinh Thien dan Thanh Minh, lewat artikel jurnal mereka yang dipublikasikan pada pertengahan Maret lalu.

"Kanal Funan Techo bukan sekadar proyek sosio-ekonomi tetapi juga memiliki nilai strategi militer besar yang akan berdampak kuat pada situasi pertahanan dan keamanan seluruh wilayah," kata kedua peneliti tersebut seperti dilansir kantor beritaStraits Times, Jumat (5/4).

Pangkalan Angkatan Laut Ream di Kamboja sendiri saat ini sedang ditingkatkan dengan bantuan Tiongkok.

Bantahan Phnom Penh

Phnom Penh membantah klaim bahwa pihaknya memberikan akses kepada Angkatan Laut Tiongkok ke pangkalannya sebagai imbalan atas bantuan ini, meskipun kapal perang Tiongkok telah terlihat di Ream baru-baru ini pada Maret lalu.

Meskipun belum ada komentar resmi Hanoi mengenai hal ini, media Kamboja melaporkan bahwa PM Hun Manet mencoba meredakan kekhawatiran PM Vietnam, Pham Minh Chinh, mengenai proyek kanal tersebut selama kunjungan resminya ke Hanoi pada Desember lalu.

Menurut dokumen pada Agustus 2023 yang dikirim oleh Komite Nasional Mekong Kamboja kepada Komisi Sungai Mekong Antarpemerintah yang juga merupakan anggota dari Thailand, Vietnam dan Laos, menyatakan bahwa Kanal Funan Techo akan memiliki kedalaman setidaknya 4,7 meter dan lebar dasar 50 meter. Dokumen tersebut menambahkan bahwa dampak apapun dari kanal tersebut sebagian besar bersifat sementara dan terbatas pada masa konstruksi.

Namun, artikel yang ditulis oleh para peneliti Vietnam pada Maret 2024 menyatakan bahwa kanal tersebut akan mengurangi jumlah air yang mengalir ke Delta Mekong di Vietnam. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.