Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Vietnam Peringati 80 Tahun Kemerdekaan dengan Parade Besar-besaran

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 08:17 WIB | Oleh:
Vietnam Peringati 80 Tahun Kemerdekaan dengan Parade Besar-besaran Doc: Medium
Ket. Vietnam rayakan kemerdekaan dengan parade besar-besaran

HANOI - Di bawah bendera yang berkibar-kibar dan demam kebanggaan nasional, sejumlah besar patriot Vietnam berbaris melalui Hanoi pada hari Selasa (2/9) dalam perayaan yang menandai 80 tahun kemerdekaan negara itu.

Sekitar 40.000 tentara dan warga sipil mulai berparade tepat setelah fajar, merayakan hari kemerdekaan ketika revolusioner komunis Ho Chi Minh mendeklarasikan "Republik Demokratik Vietnam" yang bebas dari kekuasaan Prancis pada tahun 1945.

Tank, pesawat tanpa awak dan baterai rudal bersiap berbaris di jalan-jalan sementara helikopter dan pesawat terbang melintas di atas kepala para penonton yang antusias, ribuan orang yang berkemah semalaman.

Pham Thanh Van, seorang veteran berusia 78 tahun, mengenakan seragam militernya yang disematkan medali yang diperolehnya saat melawan pasukan Amerika saat ia bersiap untuk menonton dari kursi barisan depan di mausoleum Ho Chi Minh.

"Ini akan menjadi kenangan terakhir saya. Jangan lupakan kami," ujarnya kepada AFP. "Saya merasa sangat bangga. Kemerdekaan membawa pembangunan dan kemakmuran bagi negara ini. Saya merasa ini layak diperjuangkan."

Pemimpin tertinggi Hanoi, To Lam, menandai puncak parade dengan pidatonya, sementara pejabat nomor tiga Tiongkok, Ketua Kongres Rakyat Nasional Zhao Leji, menyaksikan, bersama mantan perdana menteri Kamboja yang berpengaruh, Hun Sen, dan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel.

Pasukan Tiongkok dan Russia siap berbaris bersama rekan-rekan mereka dari Vietnam dalam prosesi dua jam, yang dimulai dengan satu skuadron helikopter yang membawa bendera bintang kuning nasional dan spanduk palu arit di atas ibu kota.

Transformasi Ekonomi 

Perayaan yang dirancang dengan ketat ini akan melampaui perayaan yang digelar pada bulan April untuk menandai peringatan 50 tahun jatuhnya Saigon, ketika komunis Vietnam Utara memastikan kekalahan Korea Selatan yang didukung AS.

Mereka juga akan memecahkan rekor unjuk kekuatan sebanyak 30.000 orang yang pernah dilakukan negara satu partai untuk merayakan emansipasi pada tahun 1985.

Mahasiswa Vu Thi Trang mempertaruhkan posisinya untuk menonton mulai tengah malam pada hari Minggu -- 30 jam penuh sebelum parade dimulai -- semangatnya tidak luntur oleh hujan musim hujan.

"Ada sesuatu dalam diri saya yang mendorong saya untuk berada di sini," kata pemuda berusia 19 tahun itu kepada AFP, Senin.

"Saya bersyukur atas pengorbanan generasi sebelumnya, sehingga kita memiliki kedamaian dan kebebasan untuk tumbuh dewasa."

Pengaruh Prancis masih terlihat di seluruh Vietnam -- pada bangunan kolonial di rumah-rumah mewah Hanoi, pada perpaduan kulinernya, dan sekolah-sekolah yang mengajarkan bahasa Prancis sebagai penanda prestise.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Jepang akan Menaikan Biaya Visa Lima Kali Lipat Mulai 1 Juli

29 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Jepang akan Menaikan Biaya ...
Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.