Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upayakan Perundingan Damai, Dua Utusan AS Bertolak ke Mesir

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 01:05 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Upayakan Perundingan Damai, Dua Utusan AS Bertolak ke Mesir Doc: Brendan SMIALOWSKI/AFP
Ket. Utusan khusus presiden Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff (kanan) dan Jared Kushner.

JAKARTA - Utusan khusus Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff dan menantu Trump sekaligus penasihat Timur Tengah Jared Kushner telah tiba di Mesir, Rabu (8/10) pagi untuk bergabung dalam pembicaraan gencatan senjata Gaza.

“Steve Witkoff dan Jared Kushner telah tiba di Sharm El-Sheikh untuk mengikuti perundingan kesepakatan pembebasan sandera dan mengakhiri perang di Gaza,” sebut media Israel, Channel 12 dalam laporannya seperti dikutip dari Antara.

Namun demikian belum ada konfirmasi resmi mengenai kedatangan keduanya dari pihak AS maupun Mesir.

Pada Selasa, Trump menggelar pertemuan dengan tim kunci keamanan nasionalnya untuk membahas perkembangan negosiasi Gaza sebelum Witkoff dan Kushner berangkat ke Mesir, lapor Axios.

Mengutip dua sumber yang mengetahui pertemuan tersebut, Axios melaporkan bahwa Kushner dan Witkoff berangkat ke Sharm El-Sheikh pada Selasa dan dijadwalkan tiba pada Rabu pagi.

Laporan itu juga menyebutkan, pejabat senior AS menyampaikan sikap optimistis namun berhati-hati terhadap peluang tercapainya kesepakatan pekan ini, dan menegaskan bahwa Kushner dan Witkoff tidak akan meninggalkan Mesir tanpa ada kesepakatan mengenai pembebasan sandera dan penghentian perang.

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, juga dijadwalkan tiba di Sharm El-Sheikh pada Rabu untuk bergabung dalam perundingan gencatan senjata antara kelompok Palestina Hamas dan Israel.

Hamas dan Israel telah menggelar hari kedua negosiasi tidak langsung di Sharm El-Sheikh pada Selasa untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran tahanan berdasarkan rencana Gaza yang diusulkan Trump.

Trump mengumumkan proposal berisi 20 poin pada 29 September, yang mencakup pembebasan seluruh sandera Israel dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina, gencatan senjata, pelucutan senjata Hamas, serta pembangunan kembali Jalur Gaza. Secara prinsip, Hamas telah menyatakan kesediaannya terhadap rencana tersebut.

Sejak Oktober 2023, militer Israel telah menewaskan hampir 67.200 warga Palestina di Gaza, sebagian besar di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.

Serangan yang tiada henti telah membuat wilayah kantong tersebut nyaris tidak layak huni dan menyebabkan pengungsian massal, kelaparan, serta penyebaran penyakit.

Sementara itu sejumlah sumber Palestina pada Selasa (7/10) mengungkapkan perundingan tak langsung mengenai gencatan senjata antara Hamas dan Israel yang sedang berlangsung di kota resor Sharm el-Sheikh di Mesir masih sulit dan kompleks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

37 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.