Trump Setop Kontrak Anthropic: Kita Tidak Butuh Mereka Lagi!
📅 Sabtu, 28 Feb 2026, 16:32 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Anadolu Agency
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah menginstruksikan seluruh lembaga federal untuk menghentikan penggunaan teknologi dari Anthropic. Keputusan tersebut diambil menyusul perselisihan terbuka antara perusahaan kecerdasan buatan itu dan Pentagon terkait penggunaan AI untuk kepentingan militer.
Dalam pernyataannya, Trump menyebut Anthropic sebagai "orang-orang gila sayap kiri" dan menuduh perusahaan tersebut berupaya menekan Pentagon. Ia mengklaim bahwa sikap perusahaan itu berpotensi membahayakan kepentingan dan keselamatan warga Amerika Serikat.
Melalui unggahan di Truth Social, Trump menegaskan bahwa sebagian besar lembaga federal harus segera menghentikan penggunaan AI Anthropic. Namun ia memberikan tenggat waktu enam bulan bagi Pentagon untuk secara bertahap menghapus teknologi yang telah tertanam dalam sistem dan platform militernya.
"Kita tidak membutuhkannya, kita tidak menginginkannya, dan tidak akan berbisnis dengan mereka lagi!" tulis Trump.
Ia juga menambahkan bahwa arah kebijakan negara tidak boleh ditentukan oleh perusahaan teknologi yang dianggapnya memiliki agenda ideologis tertentu. Pernyataan tersebut muncul sekitar satu jam sebelum tenggat waktu yang diberikan Pentagon kepada Anthropic terkait izin penggunaan teknologi AI tanpa pembatasan dalam aplikasi militer.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyatakan bahwa Anthropic telah ditetapkan sebagai risiko rantai pasokan. Penetapan tersebut berpotensi menghalangi vendor militer Amerika Serikat untuk menjalin kontrak atau kerja sama lebih lanjut dengan perusahaan tersebut.
Langkah itu muncul hampir 24 jam setelah CEO Anthropic, Dario Amodei, menyatakan perusahaannya tidak dapat menyetujui tuntutan Departemen Pertahanan tanpa batasan penggunaan. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak dapat dengan hati nurani yang baik menyetujui permintaan tersebut.
Anthropic sebelumnya meminta jaminan terbatas agar model AI mereka, Claude, tidak digunakan untuk pengawasan massal terhadap warga Amerika maupun dalam sistem senjata otonom sepenuhnya. Namun perusahaan menyatakan bahwa bahasa kontrak baru yang diajukan Pentagon memungkinkan perlindungan tersebut diabaikan sewaktu-waktu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menanggapi keputusan pemerintah, Anthropic menyatakan akan menggugat di pengadilan atas penetapan sebagai risiko rantai pasokan. Sengketa ini menandai eskalasi ketegangan antara pemerintah AS dan perusahaan teknologi AI terkait batas etika serta kontrol atas penggunaan kecerdasan buatan dalam sektor pertahanan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!