Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Segera Wujudkan Janji Kampanyenya Begitu Dilantik untuk Kenakan Tarif Impor dan Deportasi Massal

📅 Selasa, 10 Des 2024, 01:25 WIB | Oleh:
Trump Segera Wujudkan Janji Kampanyenya Begitu Dilantik untuk Kenakan Tarif Impor dan Deportasi Massal Doc: istimewa
Ket. Presiden terpilih AS, Donald Trump.

NEW YORK – Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, pada hari Minggu (8/12), menggandakan janji kampanye garis kerasnya untuk mengenakan tarif perdagangan dan melakukan deportasi massal sambil mengumbar gagasan Amerika Serikat dapat menarik diri dari NATO (North Atlantic Treaty Organization) setelah ia menjabat bulan depan.

Dikutip dari Dawn, dalam wawancara televisi formal pertamanya sejak pemilihan, dan hanya enam minggu sebelum Hari Pelantikan, Trump kembali mengisyaratkandukunga n AS untuk Ukraina akan berkurang, dengan mengatakan ia "mungkin" akan memangkas bantuan yang membantu Kyiv mengusir invasi Russia.

Presiden terpilih itu juga mengatakan dia akan "dengan sangat cepat" mempertimbangkan pengampunan bagi para pendukung yang dipenjara karena menyerbu Gedung Capitol AS setelah kekalahannya dalam Pemilu 2020 melawan Joe Biden.

Wawancara di acara Meet the Press with Kristen Welker, di National Broadcasting Company (NBC) direkam pada hari Jumat, tetapi ditayangkan pada hari Minggu, menyusul pertemuan Trump dengan Presiden Prancis dan Ukraina selama akhir pekan, perjalanan luar negeri pertamanya sejak memenangkan pemilihan pada bulan November melawan Wakil Presiden Kamala Harris.

Trump mengulangi ancamannya yang sudah biasa untuk meninggalkan NATO, landasan keamanan di Eropa sejak Perang Dunia II, dengan mengatakan sekutu AS tidak membayar cukup banyak untuk pertahanan mereka.

"Jika mereka membayar tagihan mereka, dan jika saya pikir mereka memperlakukan kita dengan adil, jawabannya adalah saya akan tetap bersama NATO. Namun, ada juga kemungkinan mutlak Amerika akan hengkang," katanya.

Sangat Tinggi

Ia menekankan janji kampanyenya tentang tarif impor yang sangat tinggi, termasuk terhadap mitra dagang utama AS, Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, akan diberlakukan. “Kami mensubsidi Meksiko dan Kanada, dan kami mensubsidi banyak negara di seluruh dunia,” katanya.

Trump bersumpah tarif yang digunakan dengan tepat adalah alat yang sangat ampuh, dan menambahkan ia tidak hanya akan menggunakannya secara ekonomi, tetapi juga untuk mendapatkan hal-hal lain di luar ekonomi.

Mengenai apakah warga Amerika akan mengalami kenaikan harga sebagai akibat dari tarif tersebut, Trump berkata, “Saya tidak dapat menjamin apa pun.”

Kandidat Partai Republik itu juga mengatakan ia akan meneruskan apa yang menurut para ekonom dapat menjadi deportasi massal yang sangat mengganggu terhadap imigran gelap di Amerika Serikat. “Saya rasa Anda harus melakukannya, dan itu hal yang sulit, itu hal yang sangat sulit untuk dilakukan,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.