Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok: 'Reunifikasi' dengan Taiwan Tetap 'Tak Bisa Dihindari'

📅 Minggu, 14 Jan 2024, 10:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiongkok: 'Reunifikasi' dengan Taiwan Tetap 'Tak Bisa Dihindari' Doc: Taiwannews
Ket. Juru Bicara Kantor Urusan Taiwan (TAO) Chen Binhua menyatakan pemungutan suara "tidak akan menghalangi tren reunifikasi Tiongkok yang tak terelakkan.

BEIJING - Tiongkok mengatakan "reunifikasi" dengan Taiwan tetap "tidak dapat dihindari" setelah Lai Ching-te memenangkan pemilu penting Taiwan sebagai presiden terpilih pada Sabtu (13/1).

Lai, yang dicap oleh Tiongkok sebagai ancaman terhadap perdamaian, memenangkan masa jabatan ketiga berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya di Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa diTaiwansetelah ia menyatakan dirinya sebagai pembela cara hidup demokratis di pulau itu.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah Lai muncul sebagai pemenang, juru bicara Kantor Urusan Taiwan di Beijing, Chen Binhua mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemungutan suara tersebut "tidak akan menghalangi tren reunifikasi Tiongkok yang tak terelakkan", menurut kantor berita negara Xinhua.

Hasil pemungutan suara tersebut, kata Chen, menunjukkan bahwa DPP "tidak dapat mewakili opini publik arus utama di pulau tersebut".

Chen juga mengatakan pemungutan suara tersebut "tidak akan mengubah lanskap dasar dan tren perkembangan hubungan lintas Selat".

Sikap Beijing dalam "mewujudkan reunifikasi nasional tetap konsisten, dan tekad kami sekuat batu", katanya, seraya menambahkan bahwa "Taiwan adalahTaiwannyaTiongkok".

Dia mengatakan, Beijing "dengan tegas menentang kegiatan separatis yang bertujuan untuk 'kemerdekaan Taiwan' serta campur tangan asing".

Pemilu ini diawasi dengan ketat oleh Beijing dan Washington, mitra militer utama Taiwan, ketika kedua negara tersebut berebut pengaruh di wilayah yang sangat strategis dan penting tersebut.

Dalam pidato Tahun Baru, Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan "penyatuan"Taiwan dengan Tiongkok "tidak bisa dihindari".

Dan menjelang pemungutan suara, Beijing memperingatkan bahwa Lai adalah "bahaya besar" yang akan mengancam perdamaian dengan mengikuti "jalan jahat" menuju kemerdekaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.