Tidak Bisa Hidup untuk Diri Sendiri, SGC Bantu Sejahterakan Masyarakat Lampung Melalui Kemitraan
📅 Rabu, 26 Nov 2025, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: MSS
TULANGBAWANG BARAT - Sugar Group Companies (SGC) terus aktif melakukan sosialisasi kemitraan tebu di berbagai daerah di Provinsi Lampung. Dengan adanya kemitraan tebu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani Lampung yang dalam beberapa tahun terakhir turun akibat anjloknya harga singkong.
“Kemitraan menjadi tanggung jawab kita sesama manusia.Kita tidak bisa hidup untuk diri sendiri,” kata Petinggi SGC, Purwati Lee Couhault dalam sosialisasi kemitraan di Kantor Kepalo Tiyuh Marga Asri, Tulangbawang Barat, Selasa (25/11).
Sebagaimana diketahui, sebagian besar petani di Tulangbawang Barat dan juga di beberapa daerah di Lampung, kesejahteraannya menurun akibat turun tajamnya harga singkong, tanaman andalan mereka selama ini.
Atas dasar itu, SGC sejak beberapa bulan lalu datang ke berbagai titik di Lampung, termasuk Tulangbawang Barat untuk mengajak petani menanam tebu yang mempunyai prospek lebih bagus.
“Tebu itu bahan utama untuk membuat gula.Sedangkan gula termasuk salah satu dari sembilan bahan pokok. pemerintah pasti akan menjaga harga tebu,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Purwati Lee mengingatkan, meski kelihatannya mudah, tetapi untuk menghasilkan tebu yang berkualitas tinggi, tidak segampang yang dikira.Tebu perlu perhatian dan kasih sayang.
Mengajak Bangkit
Sementara itu, Wakil Bupati Tulangbawang Barat, Nadirsyah sangat berterima kasih kepada SGC yang telah hadir di tengah-tengah masyarakat Tulangbawang Barat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan warganya.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Beri aplaus untuk SGC yang sudah membuka diri untuk mengatasi dan mengajak kita bangkit bersama dan maju bersama,” kata Nadirsyah.
Untuk itu ia berharap agar warga yang tadinya menanam singkong yang sudah tidak menguntungkan, beralih ke tanaman tebu.
“Tolong sampaikan ke tetangga kanan kiri, sana saudara yang tidak hadir di sosialisasi, agar beralih dari menanam singkong ke tebu,” kata Nadirsyah.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa kemajuan wilayah Tubaba tidak cukup oleh pemerintah saja, harus berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat. Saya yakin kalau semua sudah beriringan dan bersinergi, tentu ringan,” katanya.
Sementara Sulis Prapto dalam paparannya mengatakan bahwa kedatangan SGC ke masyarakat dengan pucuk pimpinan tertingginya, merupakan wujud sumbangsih terhadap petani yang saat ini sedang tidak baik-baik saja. ist/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!