The Magic Faraway Tree, Hidup Tanpa Internet, Listrik, dan Layar Buka Dunia yang Tak Terduga
📅 Minggu, 19 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh: OpikJAKARTA - Apa jadinya kalau hidup tiba-tiba tanpa internet, tanpa listrik, tanpa layar yang biasanya jadi pelarian setiap kali bosan?
Situasi itu jadi titik awal dalam film The Magic Faraway Tree, ketika keluarga Thompson harus meninggalkan kehidupan modern dan pindah ke perdesaan. Tim Thompson yang diperankan Andrew Garfield bersama Polly Thompson yang diperankan Claire Foy membawa anak-anak mereka ke lingkungan yang jauh dari teknologi.
Bagi orang tua, ini mungkin pilihan hidup. Tapi bagi anak-anak mereka, ini terasa seperti dipaksa keluar dari dunia yang sudah mereka kenal.
Tidak ada Wi-Fi, listrik, distraksi digital, hari-hari yang biasanya diisi dengan gadget berubah jadi waktu yang terasa kosong. Rasa bosan muncul, dan adaptasi pun tidak berjalan mulus.
Di tengah kondisi itu, Fran Thompson yang diperankan Billie Gadsdon menemukan sesuatu yang tidak biasa. Sebuah pohon besar yang ternyata menyimpan dunia lain di dalamnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penemuan ini tidak langsung dipercaya. Tapi Fran tetap meyakinkan saudara-saudaranya, Beth Thompson yang diperankan Delilah Bennett-Cardy dan Joe Thompson yang diperankan Phoenix Laroche, untuk ikut melihat.
Dari situlah, petualangan dimulai.
Pohon itu menyembunyikan dunia lain yang perlahan mengubah cara mereka melihat segalanya. Setiap lapisan di dalamnya membuka dunia yang berbeda. Dunia yang penuh warna, makhluk unik, dan pengalaman yang tidak mungkin mereka temukan di kehidupan sebelumnya yang serba digital.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sinilah film mulai menunjukkan kekuatannya. Bukan pada konflik besar, tapi pada rasa penasaran dan imajinasi yang terus dijaga.
Dunia dalam pohon terasa hidup. Visualnya cerah, penuh warna, dan cukup detail untuk membuat penonton merasa ingin ikut masuk. Setiap dunia membawa nuansa yang berbeda, memberi sensasi petualangan yang terus berubah tanpa terasa membingungkan.
Di dalam dunia ini, mereka bertemu karakter-karakter unik. Silky, yang diperankan Nicola Coughlan, menjadi salah satu yang paling mencuri perhatian. Karakternya ceria, hangat, dan selalu membawa energi positif di setiap adegan.
Moonface yang diperankan Nonso Anozie menambah warna dengan keunikan karakternya, sementara Saucepan Man yang diperankan Dustin Demri-Burns menghadirkan sentuhan humor yang khas.
Karakter lain seperti Dame Washalot yang diperankan Jessica Gunning dan sosok nenek yang diperankan Jennifer Saunders turut memperkaya dinamika cerita.
Meski film ini tidak mengandalkan konflik yang kompleks, tetap ada momen yang memberi dorongan emosional. Salah satunya ketika keputusan dan keinginan Beth justru memicu masalah yang membuat mereka harus kembali ke pohon untuk memperbaiki keadaan. Momen ini memberi sedikit ketegangan, tanpa mengubah tone film yang tetap ringan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!