Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terobosan Cerdas, BRIN Kembangkan Umbi Garut Menjadi Sumber Pangan

📅 Senin, 19 Jun 2023, 18:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terobosan Cerdas, BRIN Kembangkan Umbi Garut Menjadi Sumber Pangan Doc: ANTARA/HO-https://id.linkedin.com/in/dona-octavia
Ket. Peneliti BRIN Dona Octavia.

Jakarta - Terobosan cerdas. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan pengembangan umbi garut (Maranta arundinacea)untuk menjadi sumber pangan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mewujudkan ketahanan pangan nasional.

"Budi daya umbi garut di bawah tegakan dalam praktik agroforestri dapat meningkatkan produktivitas lahan hutan dan hasilnya bisa untuk mendukung ketahanan pangan," kata Peneliti Pusat Riset Ekologi dan Etnobiologi BRIN Dona Octavia dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Pada 16 Juni 2023, BRIN menjalin kerja sama dengan Perum Perhutani terkait optimalisasi lahan hutan dengan pola agroforestri.

Penelitian optimalisasi pemanfaatan lahan hutan melalui pola agroforestri pohon jati dengan umbi garut sebagai tanaman pangan beserta turunannya saat ini masih belum banyak dilakukan, sehingga model optimalisasi tersebut perlu diuji tingkat produktivitas, kemampuan dalam memproduksi metabolit sekunder, dan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan petani.

Umbi garut merupakan pangan fungsional yang memiliki tidak hanya gizi, tetapi memiliki manfaat kesehatan yang luar biasa antara lain memiliki indeks glikemik yang rendah sehingga baik dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Ia menjelaskanbahwa umbi garut mengandung asam folat yang tinggi bagus untuk ibu hamil dan balita hingga manula dan yang baru sembuh sakit.

Tidakhanya itu, kata da, umbi garut juga baik untuk pencernaan serta mengandung senyawa aktif metabolisme sekunder untuk kesehatan yang berpotensi sebagai antioksidan, termasuk mencegah stunting.

"Umbi garut sebagai pangan lokal layak dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan, dalam mencapaiSustainable Development Goals(SDGs) khususnya tujuan I dan II dalam mengentaskan kemiskinan dan kelaparan," kataDonaOctavia.

Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bogor Perum Perhutani, Ade Sugihartomenyampaikan harapannya pengembangan umbi garut bukan hanya sebatas penelitian melainkan bisa menghasilkan produk.

"Kerja sama selama dua tahun ke depan menjadi sesuatu yang sangat menjanjikan untuk peningkatan produktivitas lahan dan pendapatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.