Ternyata Begini Kisahnya Penyebab Awal Mula Gus Dur Tak Bisa Melihat
📅 Senin, 25 Jan 2021, 12:12 WIB | Oleh: Agus Supriyatna
Doc: Istimewa.
JAKARTA -Ketika KH Abdurrahman Wahid atau lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur terpilih jadi Presiden, tak ada yang menyangka. Gus Dur berhasil jadi Presiden keempat RI, setalah dalam pemilihan di MPR, ia sukses mengungguli Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP. Megawati sendiri kemudian jadi wakilnya.
Banyak yang tak menyangka Gus Dur jadi Presiden. Bahkan banyak pula yang menyangsikan Gus Dur bisa menjalankan tugasnya sebagai Presiden secara normal. Maklum ketika itu Gus Dur punya masalah dengan penglihatannya. Gus Dur tak bisa melihat.
Pada waktu muda, mata Gus Dur sebenarnya normal-normal saja. Hanya Gus Dur sudah pakai kacamata minus karena kebanyakan baca. Tapi kemudian, Gus Dur tak bisa melihat. Penyebabnya bukan karena penyakit atau karena minus matanya. Tapi Gus Dur tak bisa melihat, karena sebuah kecelakaan.
Greg Barton dalam bukunya Biografi Gus Dur: The Authorized Biography of Abdurahman Wahid (2016), bercerita, ketika itu Gus Dur saat sedang jadi pengajar di Pesantren Denanyar mengalami kecelakaan. Ketika itu, saat sedang mengendarai motor vespa, sebuah mobil menabraknya.
Gus Dur tak mengalami patah tulang. Tapi Kecelakaan itu membuat retina mata kirinya terlepas. Oleh dokter, Gus Dur disarankan cukup istirahat agar retinanya bisa kembali menyatu. Dokter menyarankan agar Gus Dur jangan banyak baca dulu.
Tapi dasar Gus Dur bengal, ia tetap saja banyak baca. Gus Dur tetap beraktivitas seperti biasanya. Akibatnya kondisi retina matanya kian memburuk. Sampai akhirnya benar-benar rusak. Retina matanya tak bisa lagi menyatu. Hal itu berpengaruh pada penglihatan Gus Dur. Gus Dur sulit untuk melihat.ags/N-3
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!