Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Target Jebol, M. Qodari Bongkar Rahasia Sukses Revitalisasi 16 Ribu Sekolah di 2025

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 17:10 WIB | Oleh:
Target Jebol, M. Qodari Bongkar Rahasia Sukses Revitalisasi 16 Ribu Sekolah di 2025 Doc: ANTARA/Andi Firdaus
Ket. Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari menyampaikan keterangan di Gedung KSP, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3).

JAKARTA - Program revitalisasi satuan pendidikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun 2025 mencatatkan capaian signifikan dengan menjangkau 16.167 sekolah, melampaui target awal sebanyak 10.440 unit.

Kepala Staf Kepresidenan M. Qodari menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar perbaikan fisik gedung, melainkan juga stimulus ekonomi melalui penyerapan lebih dari 640.000 tenaga kerja lokal. Dengan skema swakelola dan dana yang disalurkan langsung ke rekening sekolah, pemerintah optimistis kualitas belajar-mengajar di daerah akan meningkat drastis mulai tahun depan.

"Program ini difokuskan pada perbaikan ruang kelas, fasilitas belajar serta lingkungan sekolah guna mendukung proses pembelajaran yang lebih layak dan berkualitas," katanya.

Memasuki 2026, pemerintah mengalokasikan revitalisasi untuk 11.744 satuan pendidikan dengan pagu anggaran sebesar Rp14,06 triliun.

Selain itu, kata Qodari, pemerintah juga mengusulkan tambahan anggaran melalui skema anggaran biaya tambahan (ABT) sebesar Rp89,49 triliun untuk mempercepat revitalisasi hingga 60.000 satuan pendidikan tambahan.

Menurut Qodari, pelaksanaan revitalisasi dilakukan secara bertahap, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing daerah. Dukungan anggaran disiapkan sesuai mekanisme resmi dan pengawasan diperkuat agar pelaksanaan tepat sasaran.

"Dalam skema terbaru, dana revitalisasi tidak lagi dikelola oleh Kementerian Pekerjaan Umum, melainkan langsung oleh Kemendikdasmen," katanya.

Dana disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola melalui mekanisme swakelola dengan partisipasi masyarakat.

Pelaksanaan teknis dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) yang melibatkan unsur masyarakat, didampingi tim teknis perencana dan pengawas sebanyak 7-10 orang, serta 20-30 pelaksana pembangunan di setiap satuan pendidikan.

Qodari menyampaikan program itu tidak hanya berdampak pada perbaikan ruang belajar secara nyata, tetapi juga berpotensi menggerakkan ekonomi daerah.

Untuk pengerjaan swakelola 16.167 satuan pendidikan pada 2025, Qodari memperkirakan mampu menyerap sekitar 646.680 tenaga kerja, dengan asumsi setiap satuan pendidikan melibatkan rata-rata 40 orang pekerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.