Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Siswa Tidak Wajib Ikut TKA

📅 Jumat, 11 Apr 2025, 21:16 WIB | Oleh:
Siswa Tidak Wajib Ikut TKA Doc: Muhamad Marup
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menegaskan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) tidak wajib diikuti siswa. TKA Juga tidak akan menjadi penentu kelulusan.

Dia menjelaskan, siswa yang memilih mengikuti TKA akan mendapat nilai tambah. Nilai TKA bisa digunakan untuk mendaftar ke perguruan tinggi melalui jalur prestasi.

"Bahkan, tahun depan, sedang kami jajaki, TKA itu nanti akan menjadi bagian dari tes masuk perguruan tinggi. Jadi kalau nilai TKA-nya bagus, dia bisa masuk tanpa tes, sehingga perguruan tinggi tidak perlu menyelenggarakan tes," ujar Mu'ti, saat berdiskusi dengan media, di Jakarta, Jumat (11/4).

Dia menjelaakan, TKA sebagai pengganti ujian nasional ini diselenggarakan karena perguruan tinggi kerap kali kesulitan menilai calon mahasiswa baru karena tidak ada penilaian akademik secara individual. Selain itu, sistem asesmen nasional memunculkan fenomena "sedekah nilai" oleh guru-guru di sekolah agar lulusannya banyak yang masuk perguruan tinggi jalur prestasi.

"Ada murid nilai Bahasa Inggrisnya 100. Tapi ketika dites, nilai tersebut tidak sesuai dengan kemampuannya," jelasnya.

Sebagai informasi, TKA dijadwalkan mulai pada November 2025 untuk siswa kelas 12 SMA/SMK karena berdekatan dengan masa-masa pendaftaran mahasiswa baru jalur prestasi di perguruan tinggi. Sementara untuk jenjang SD dan SMP, penerapannya akan dimulai pada tahun 2026.

Mu'ti mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir dirinya mendapatkan masukan dari Forum Rektor Indonesia (FRI) dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI). Perguruan Tinggi merasa banyak mahasiswa baru yang diterima di program studi yang tidak sesuai dengan kemampuan akademiknya selama di SMA. 

"Ada mahasiswa yang dia itu IPS tetapi diterima di fakultas kedokteran. Wah itu bisa jadi jebluk dia selama kuliah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Piala Dunia, Tim-tim Favorit Lolos ke Fase Gugur  

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.