Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tangsel Kirim 200 Ton Sampah per Hari ke Cileungsi, Wali Kota: Pemkot Tidak Menyerah

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 15:15 WIB | Oleh:
Tangsel Kirim 200 Ton Sampah per Hari ke Cileungsi, Wali Kota: Pemkot Tidak Menyerah Doc: Koran Jakarta/Ichsan Satria
Ket. TPA Cipeucang yang berada di Tangerang Selatan, hanya mampu menampung 300-400 ton sampah per hari

JAKARTA - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai mengalihkan pembuangan sampah harian ke wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Langkah ini diambil setelah pengiriman sampah ke TPAS Cilowong, Kota Serang, Banten, dihentikan sementara.

Pemkot Tangsel menargetkan sekitar 200 ton sampah per hari dikirim ke Cileungsi. Kebijakan tersebut akan diberlakukan selama 14 hari ke depan untuk mencegah penumpukan sampah di kawasan permukiman dan ruang publik.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menyatakan pengiriman ke Cileungsi bersifat sementara. Ia menegaskan langkah ini merupakan solusi darurat agar aktivitas kota tetap berjalan normal.

"Sebanyak 200 ton sampah per hari akan dikirim ke Cileungsi selama 14 hari ke depan," ujar Benyamin. 

Ia menyebut keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi lapangan dan keterbatasan opsi pembuangan.

Menurut Benyamin, penghentian sementara pengiriman sampah ke TPAS Cilowong oleh Pemerintah Kota Serang menjadi faktor utama perubahan jalur pembuangan. Pemkot Tangsel langsung bergerak cepat agar tidak terjadi krisis kebersihan di wilayahnya.

"Ke Cileungsi ini diambil untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah di titik-titik pemukiman maupun ruang publik di Tangsel," kata Benyamin.

Ia menegaskan Pemkot Tangsel tetap bekerja meski menghadapi situasi sulit.

Benyamin juga memastikan persoalan sampah tidak akan dibebankan kepada masyarakat. Tanggung jawab penuh tetap berada di tangan pemerintah daerah.

"Saya sampaikan dengan tegas kepada masyarakat, Pemkot Tangsel tidak berhenti bekerja dan tidak menyerah," ujarnya.

Ia menekankan bahwa penghentian pengiriman ke Cilowong bersifat sementara dan sedang diupayakan solusinya.

Di sisi lain, Benyamin menilai kondisi ini menjadi momentum penting untuk berbenah. Pemkot Tangsel ingin mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah agar lebih mandiri dan berkelanjutan.

"Kondisi ini menjadi momentum bagi kami untuk mempercepat pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh," ungkap Benyamin.

Pemkot Tangsel kini menyiapkan langkah jangka pendek dan jangka panjang untuk mengurangi volume sampah. Strategi ini juga diarahkan untuk mencegah krisis serupa terulang di masa mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.