Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Atasi Sampah Jakarta, DPRD DKI dan Kementerian LH Bahas Peta Jalan PSEL Jakarta

📅 Jumat, 22 Mei 2026, 11:45 WIB | Oleh:
Atasi Sampah Jakarta, DPRD DKI dan Kementerian LH Bahas Peta Jalan PSEL Jakarta Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. DPRD DKI meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta lebih serius menindaklanjuti setiap koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menilai kehadiran dinas terkait dalam setiap undangan resmi kementerian penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan teknis di lapangan.

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Wibi Andrino menemui Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup, Plaza Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/5/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan pengelolaan sampah di Jakarta, termasuk kesiapan peta jalan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).

Audiensi turut membahas strategi pemilahan sampah dari hulu hingga pengurangan volume sampah yang masuk ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang. DPRD DKI dan Kementerian Lingkungan Hidup menilai koordinasi lintas sektor menjadi kunci penyelesaian persoalan sampah di Jakarta.

Wibi Andrino mengapresiasi dukungan Kementerian Lingkungan Hidup terhadap upaya penanganan sampah di ibu kota. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta perlu terus diperkuat agar program pengelolaan sampah berjalan optimal.

"Kami berterima kasih atas dukungan yang luar biasa dari Pak Wamen, Bang Diaz, untuk DKI Jakarta," ujar Wibi usai pertemuan.

Dalam kesempatan itu, Wibi juga meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta lebih serius menindaklanjuti setiap koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Ia menilai kehadiran dinas terkait dalam setiap undangan resmi kementerian penting untuk mempercepat penyelesaian persoalan teknis di lapangan.

"Kami meminta Dinas Lingkungan Hidup lebih serius. Setiap undangan dari Kementerian Lingkungan Hidup harus dihadiri," tegasnya.

Wibi memastikan hasil pembahasan tersebut akan disampaikan langsung kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Menurut dia, diperlukan rapat teknis lanjutan guna memperjelas tahapan penyelesaian persoalan pengelolaan sampah hingga proyek PSEL dapat direalisasikan.

"Untuk membaca dan menyelesaikan peta jalan sampai PSEL selesai," sambung Wibi.

Sementara itu, Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengatakan pertemuan secara khusus membahas langkah strategis penyelesaian sampah Jakarta. Menurutnya, program PSEL dan sistem pemilahan sampah membutuhkan perencanaan matang melalui peta jalan yang jelas.

"Agar berjalan di DKI Jakarta," ujar Diaz.

Diaz menjelaskan, penyelesaian persoalan sampah Jakarta harus memiliki arah kerja yang terukur mulai dari pemilahan, pengelolaan, hingga pengurangan sampah yang dibuang ke Bantargebang. Target utama yang ingin dicapai adalah memastikan seluruh sampah dapat dikelola dengan baik sehingga hanya menyisakan residu di tempat pembuangan akhir.

Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu guna menghentikan praktik open dumping yang selama ini menjadi persoalan lingkungan. Sistem pengelolaan sampah yang lebih tertata dinilai penting untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih sehat dan berkelanjutan.

"Sudah tidak ada lagi open dumping dan semuanya terkelola dengan baik dari hulu," kata Diaz.

DPRD DKI Jakarta bersama Kementerian Lingkungan Hidup juga berkomitmen memperkuat pengawasan terhadap pengelolaan sampah di Jakarta. Salah satu langkah yang akan dilakukan ialah meninjau kesiapan sistem pemilahan sampah hingga tingkat kelurahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Jakarta Kokoh Menuju Destin...
Nasional
Pemerintah Diminta Mitigasi...
Luar Negeri
Bagaimana Intelijen Tiongko...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

Tembus Rp113 Triliun! Ini Siasat KEK Gresik Sedot Investasi di Awal 2026

14 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.