Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tangerang Gebyar Antisipasi Kanker Rahim

📅 Rabu, 08 Feb 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Gebyar Antisipasi Kanker Rahim Doc: Antara
Ket. Camat Cibodas, Buceu Gartina saat meluncurkan Gebyar Cibodas Taiyo (Tes Iva Yok) antisipasi terjadinya kanker leher rahim di GOR, Selasa.

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang dalam rangkaian HUT ke-30 meluncurkan Gebyar Cibodas Taiyo (Tes Iva Yok) sebagai upaya untuk mengantisipasi merebaknya kanker leher rahim. "Kecamatan Cibodas melaksanakan peluncuran Gebyar Cibodas Taiyo atau Tes Iva Yok untuk masyarakat guna mengantisipasi dan deteksi dini kanker rahim," demikian Camat Cibodas, Buceu Gartina, di Tangerang, Selasa (7/2).

Menurutnya, kegiatan tersebut selain memperingati HUT Kota Tangerang, juga dalam rangka Hari Kanker Sedunia. Buceu mengatakan sosialisasi ini terus digencarkan. Salah satunya dengan talk show yang pesertanya ibu-ibu RT/RW, kader Posyandu dan PKK, sehingga dapat menyentuh segala lini di masyarakat.

"Kami juga akan mengadakan kegiatan talk show bersama dengan dokter obgyn, sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat betapa bahayanya kanker rahim jika tidak segera diperiksakan. Nanti, kami juga roadshow ke perusahaan yang ada di Kecamatan Cibodas agar para pegawainya juga memeriksakan iva tes di puskesmas," lanjutnya.

Kecamatan Cibodas memiliki Puskesmas Baja, Puskesmas Panunggangan Barat, dan Puskesmas Cibodasari. Ketiganya menerima layanan iva tes secara gratis. Subkoordinator Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa, Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Selpi Pratiwi, mengimbau kepada masyarakat, khususnya wanita yang berusia 30-50 tahun dan aktif secara seksual, untuk melakukan iva tes. Sebab kanker rahim ini termasuk silent killer sehingga harus dideteksi sedini mungkin untuk penanganan lebih cepat.

Sebaiknya, katanya, memeriksa atau melakukan tes iva satu tahun sekali karena kanker rahim termasuk penyakit yang diam-diam mematikan. Jika terlambat untuk dideteksi, bisa jadi kanker sudah masuk ke stadium tinggi.

Buceu menginformasikan, gejalanya adalah pendarahan setelah hubungan seksual. Ada cairan seperti nanah di luar waktu haid. Ini harus diwaspadai. "Maka dari itu, manfaatkan program gebyar ini karena gratis sebagai bentuk deteksi dini dan antisipasi," ujarnya.

Tanda-tanda kanker rahim stadium awal terkait dengan pendarahan vagina. Kanker rahim menyerang sistem reproduksi. Penyakit ini bertambah berbahaya bila yang mengidap semakin melewati usia 50. Camat menganjurkan agar dalam rentang 30-50, perempuan memeriksakan diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

37 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.