Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sukses Meluncur! Satelit NISAR Siap Deteksi Gempa, Longsor, hingga Perubahan Iklim Global

📅 Jumat, 01 Agu 2025, 16:33 WIB | Oleh:
Sukses Meluncur! Satelit NISAR Siap Deteksi Gempa, Longsor, hingga Perubahan Iklim Global Doc: Indiatimes
Ket. NASA dan ISRO Luncurkan Satelit Super Canggih! Bumi Kini Diawasi Lebih Dekat dari Luar Angkasa

Pada Rabu, (30/7) pukul 19.10 WIB, tim NASA dan ISRO berhasil meluncurkan Satelit NISAR (NASA ISRO Synthetic Aperture Radar) dari Pusat Antariksa Satish Dhawan di India. NISAR adalah hasil kemitraan selama lebih dari satu dekade antara NASA dan ISRO, menghadirkan sistem radar dual-band yakni L-band dari NASA dan S-band dari ISRO sebagai satelit pertama di dunia yang mengadopsi teknologi radar ganda ini. Satelit seberat 2.392 kg ini ditempatkan pada orbit sun-synchronous setinggi 743 km dengan sudut kemiringan sekitar 98,4°.

Berbekal antena mesh reflektor sepanjang 12 meter dengan teknologi SweepSAR, NISAR bisa memindai seluruh permukaan bumi setiap 12 hari sekali dengan akurasi hingga 1 cm. Satelit ini mampu penetrasi awan, hujan, vegetasi, bahkan es secara real-time, siang maupun malam untuk:

* Deteksi deformasi permukaan daratan akibat gempa, longsor atau aktivitas vulkanik.
* Pemantauan pergeseran es dan glasial.
* Monitoring kelembaban tanah, biomassa hutan, dan pertanian.
* Dukungan respons bencana, pengawasan maritim, infrastruktur kota, dan perubahan ekosistem.

Dengan biaya misi mencapai USD 1,3–1,5 miliar, NISAR dinilai sebagai alat pengawasan bumi paling canggih milik NASA hingga saat ini serta tonggak penting dalam diplomasi ilmu antariksa antara AS dan India.

Nicky Fox dari NASA menyebut NISAR sebagai "satelit penyelamat nyawa" yang membantu menyediakan data krusial untuk keselamatan manusia dan infrastruktur dunia secara real-time.

ISRO dan NASA memastikan data yang dikumpulkan akan dapat diakses publik terutama saat keadaan darurat seperti gempa, banjir, atau tsunami. Penerapan data ini diharapkan bermanfaat bagi pemerintah, ilmuwan, dan kelompok mitigasi bencana global.

Dalam waktu beberapa minggu ke depan, NISAR akan menjalani fase commissioning selama sekitar 90 hari sebelum mulai beroperasi penuh. Fase ini mencakup membuka antena reflektor dan mengkalibrasi instrumen radar sebagai langkah penting untuk memastikan performa optimal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.