Singapura Pertahankan Posisi Puncak sebagai Negara Paling Damai di Asia
📅 Rabu, 27 Agu 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/ Roslan RAHMAN
Singapura - Singapura mempertahankan posisi teratas sebagai negara paling damai di Asia dan menempati peringkat keenam secara global dalam peringkat terbaru. Pencapaian ini diraih di tengah lanskap global yang dirusak oleh perang, perbatasan yang semakin ketat, dan sengketa perdagangan.
Selain negara pulau tersebut, satu-satunya negara Asia lain yang berada di peringkat teratas dalam Indeks Perdamaian Global adalah Jepang di posisi ke-12 dan Malaysia di posisi ke-13.
Seperti dikutip The Straits Times pada Selasa (26/8), The Institute for Economics and Peace (IEP), yang menyusun Indeks Perdamaian Global, menyatakan bahwa Singapura mendapat peringkat sangat tinggi dalam hal keselamatan dan keamanan.
Jika ditanya kepada penduduk setempat di Singapura, mereka akan mengatakan bahwa hukum yang ketat, tingkat kejahatan yang rendah, dan lingkungan yang aman telah membantu memperkuat rasa ketertiban umum di negara pulau kecil itu.
Seorang insinyur senior, Ricky Ignatius Morier (49), mengatakan, "Tingkat kejahatan kami sangat rendah karena kami memiliki hukum ketat yang dipatuhi dan ditaati oleh orang-orang."
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jika Anda memakai narkoba, jika Anda melakukan kejahatan tertentu, ada harga yang harus dibayar. Jadi, orang-orang sangat berhati-hati saat melakukan sesuatu," tambahnya.
Di luar penegakan hukum, ia mengatakan bahwa Singapura juga menyediakan lingkungan yang memperkuat rasa damai dan aman tidak hanya di kalangan warga Singapura, tetapi juga bagi mereka yang datang berkunjung.
"Jalanan sangat terang, dan kami punya kamera keamanan di mana-mana. Anda tidak bisa lolos dari perampokan atau copet. Dalam hitungan menit, Anda akan tertangkap," kata Bapak Morier.
Sebaiknya Anda baca juga:
Seorang profesor dari NUS, Ed Araral, mengatakan putrinya bisa naik transportasi umum lewat tengah malam, dan ia tahu tidak perlu khawatir tentang keselamatannya saat pulang.
"Anda tidak bisa melakukan itu di Manila. Itulah tingkat kepercayaan diri yang saya miliki dalam hal keamanan pribadi di Singapura," katanya, merujuk pada kota asalnya di Filipina.
Singapura juga mendapat nilai tertinggi dalam metrik yang mengukur konflik internal. Singapura berkinerja baik dalam daftar di mana negara-negara yang dilanda perang seperti Ukraina, Sudan, Republik Demokratik Kongo, dan Suriah berada di posisi terbawah dan dianggap "paling tidak damai".
Rasa Aman
Islandia kembali menempati posisi teratas sebagai negara paling damai di dunia, memimpin di ketiga metrik: keselamatan dan keamanan, konflik yang sedang berlangsung, dan militerisasi.
Bagi warga Islandia, rasa aman itu sudah tertanam dalam kehidupan sehari-hari.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!