Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

ShopeePay Perkuat Inklusi Keuangan Digital di FEKDI x IFSE 2025

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 19:55 WIB | Oleh:
  ShopeePay Perkuat Inklusi Keuangan Digital di FEKDI x IFSE 2025 Doc: ShopeePay
Ket. Diskusi terkait pembayaran tanpa uang tunai (cashless) bersama Tasya Kamila di booth ShopeePay, Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 pada hari Kamis (30/10). Acara ini berlangsung pada 30 Oktober - 1 November 2025.

JAKARTA - ShopeePay, layanan pembayaran digital terdepan di Indonesia, berpartisipasi dalam ajang Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) x Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 yang berlangsung pada 30 Oktober - 1 November 2025.

Acara tersebut diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), serta Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dengan mengusung tema “Sinergi dan Inovasi untuk Akselerasi Transformasi Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia.”

Dalam kesempatan ini, ShopeePay menghadirkan booth interaktif serta turut mengisi sesi mini stage pada 30 Oktober 2025 dengan menghadirkan Eka Nilam Dari, Direktur Utama ShopeePay Indonesia, dan Tasya Kamila, publik figur sekaligus pengguna setia Aplikasi ShopeePay. Melalui sesi tersebut, keduanya berbagi pandangan mengenai pentingnya inovasi dan kolaborasi untuk memperluas adopsi pembayaran digital serta memperkuat inklusi keuangan digital di Indonesia.

“ShopeePay kami hadirkan sebagai dompet serba bisa—satu aplikasi terintegrasi untuk menjawab kebutuhan finansial masyarakat yang semakin kompleks dan dinamis. Mulai dari kirim uang, isi saldo, hingga bayar tagihan dan transaksi di merchant. ShopeePay terus berupaya membuat aplikasi yang ringan, mudah digunakan, dan aman sehingga dapat dipercaya oleh seluruh masyarakat Indonesia,” ujar Eka Nilam Dari, President Director, ShopeePay Indonesia, melalui keterangannya pada hari Rabu (5/11).

Partisipasi ShopeePay di FEKDI x IFSE 2025 sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus memperkuat ekosistem pembayaran digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan. Pertama, upaya ShopeePay diwujudkan melalui program literasi keuangan GEBER PK (Gerakan Bersama Perlindungan Konsumen) yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap keamanan transaksi digital.

Kedua, ShopeePay juga membebaskan biaya admin untuk melakukan berbagai transaksi seperti Kirim Uang, Isi Saldo, Bayar Tagihan, hingga Tarik Tunai. Promo ini berlaku setiap hari dan sepanjang tahun, sehingga diharapkan dapat mendorong digitalisasi pembayaran kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Hal ini dapat dilakukan dengan dukungan Pemerintah, salah satunya Bank Indonesia dalam mengembangkan penetrasi internet dan infrastruktur QRIS dan BI Fast,” tambah Eka Nilam Dari.

Selain itu, ShopeePay juga secara aktif berkolaborasi dengan berbagai mitra merchant, baik online maupun offline, untuk memperluas jangkauan layanan pembayaran, baik itu QRIS maupun pembayaran daring, serta menghadirkan pengalaman transaksi yang lebih nyaman bagi pengguna.

Melalui kerja sama dengan pelaku usaha lokal, UMKM, serta brand nasional dan internasional, ShopeePay terus menghadirkan kemudahan pembayaran digital di berbagai kategori, mulai dari kebutuhan sehari-hari, transportasi, hingga gaya hidup, guna mempercepat transformasi ekonomi digital nasional.

Tasya Kamila juga menekankan manfaat penggunaan ShopeePay dalam kehidupan sehari-hari. “ShopeePay membuat aktivitas cashless saya menjadi lebih mudah dan aman. Aku pakai fiturnya mulai untuk bayar tagihan, beli pulsa, juga kirim uang ke semua bank, semuanya praktis bisa dilakukan dalam satu aplikasi,“ ujar Tasya.

Melalui berbagai inisiatif, inovasi produk, dan kolaborasi strategis dengan Pemerintah maupun sektor swasta, ShopeePay berkomitmen untuk terus mendorong literasi dan inklusi keuangan digital, memperluas akses layanan pembayaran bagi seluruh lapisan masyarakat, serta mendukung transformasi ekonomi menuju Indonesia yang semakin digital dan berdaya saing global. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

31 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.