Sentimen Global Masih Dominan Hari Ini (10/12)
📅 Selasa, 10 Des 2024, 10:18 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: ISTIMEWA
JAKARTA – Sentimen global diperkirakan masih dominan mempengaruhi pergerakan rupiah.
Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Selasa (10/12), bergerak sideways atau datar di kisaran 15.825 - 15.925 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada perdagangan, Senin (9/12), ditutup melemah 22 poin atau 0,14 persen dari akhir pekan lalu menjadi 15.867 rupiah per dollar AS. Pelemahan dipengaruhi kekhawatiran meningkatnya tensi politik antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok.
“Apresiasi rupiah terhadap dollar AS terpangkas akibat meningkatnya kekhawatiran tensi antara AS dan Tiongkok pascapemilihan David Perdue sebagai Duta Besar AS untuk Tiongkok,” kata Josua di Jakarta.
Josua menuturkan Perdue merupakan mantan senator AS, yang cenderung keras terhadap Tiongkok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di sisi lain, dollar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang global terutama karena pernyataan hati-hati dari pejabat Fed. Presiden Fed Cleveland, Beth Hammack, menyatakan bahwa Fed saat ini berada pada titik di mana mereka harus memperlambat pemotongan suku bunga kebijakan.
Nada serupa juga datang dari Gubernur Fed, Michelle Bowman, yang mengatakan bahwa cenderung sepakat Fed bergerak hati-hati karena in_asi AS masih relatif tinggi pernyataan mereka mengisyaratkan kemungkinan dari bank sentral AS atau _e Fed yang kurang agresif dalam memangkas suku bunga ke depannya, sehingga mendukung penguatan dollar AS.
Sementara itu, pasar tenaga kerja AS menunjukkan sinyal beragam karena pembacaan yang berlawanan dari tingkat pengangguran dan data Non-Farm Payroll (NFP). Tingkat pengangguran secara mengejutkan naik dari 4,1 persen menjadi 4,2 persen pada November 2024, sementara perubahan NFP meningkat menjadi 227 ribu pada November 2024 dari 36 ribu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!