Semoga Tidak Terjadi Perang Dagang, Tiongkok Incar Daya Tawar Lebih Tinggi dalam Negosiasi Tarif Impor dengan Trump
📅 Sabtu, 14 Des 2024, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: istimewa
BEIJING – Para analis baru-baru ini mengatakaan saat Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, meningkatkan ancaman tarifnya terhadap Tiongkok, Beijing bergerak untuk mengalahkan dengan pembatasannya sendiri dan membawa Washington ke meja perundingan menjelang perang dagang besar-besaran.
Dikutip dari The Straits Times, berbekal pelajaran dari perang dagang terakhir selama masa jabatan pertama Trump, Tiongkok berupaya mengumpulkan daya tawar-menawar untuk memulai pembicaraan dengan pemerintahan baru AS mengenai aspek-aspek kontroversial hubungan bilateral, termasuk perdagangan dan investasi, serta sains dan teknologi.
Dampak Buruk
Ia juga mengkhawatirkan dampak buruk tarif tambahan terhadap ekonominya yang sudah rapuh.Minggu ini, Tiongkok meluncurkan penyelidikan terhadap raksasa cip AS, Nvidia, atas apa yang diklaimnya sebagai dugaan pelanggaran antimonopoli, menyusul larangannya terhadap ekspor mineral langka ke AS.
"Kita harus melihat ini sebagai tawaran pembukaan dalam apa yang kemungkinan besar pada akhirnya akan berubah menjadi negosiasi dengan AS, bukan sekadar penerapan tarif dan semua orang menjauh," kata kepala ekonom Asia HSBC (The Hongkong and Shanghai Banking Corporation), Fred Neumann.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tiongkok lebih siap menghadapi hampir semua tarif, kecuali pengumuman 'Armageddon' berupa tarif 60 persen pada semua barang Tiongkok," kata George Magnus, rekanan peneliti di Pusat Tiongkok Universitas Oxford.
Tiongkok sekarang mendominasi sektor-sektor seperti kendaraan listrik dan energi hijau secara global, dan tidak lagi membutuhkan jet Boeing dan mobil besar berbahan bakar bensin.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!