Sekjen PBB Usulkan Perjanjian Global 'AI'
📅 Rabu, 07 Jun 2023, 02:15 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/Tchandrou NITANGA
NEW YORK - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres, menyerukan agar pemerintah dari berbagai negara untuk menyepakati perjanjian digital global guna memitigasi risiko teknologi digital dan mengidentifikasi cara untuk memanfaatkannya demi kebaikan umat manusia.
Sekjen Guterres secara khusus merujuk pada penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai senjata yang disebutnya adalah "masalah besar".
"Bahkan mereka yang telah mengembangkan AI dan mengambil keuntungan darinya sebagian besar telah menyatakan keprihatinan yang mendalam dan bahkan memohon adanya tata kelola," ujar Sekjen Guterres pada Senin (5/6).
Dia pun mengatakan bahwa pendekatan nasional dan regional tidak cukup dalam penanganan isu global ini.
"Kesepakatan tersebut akan memberikan kerangka kerja untuk menyelaraskan pendekatan nasional, regional, dan industri seputar prioritas, prinsip, dan tujuan global," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Guterres pun mengusulkan untuk membentuk badan ahli yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan yang akan mengkaji pengaturan tata kelola AI dan menawarkan rekomendasi tentang bagaimana perjanjian tersebut bisa diselaraskan dengan HAM, supremasi hukum, dan kebaikan bersama. SB/Ant/Anadolu/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!