Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sejarah 20 Februari: Asal-usul Hari Keadilan Sosial Sedunia

📅 Senin, 20 Feb 2023, 17:15 WIB | Oleh:
Sejarah 20 Februari: Asal-usul Hari Keadilan Sosial Sedunia Doc: frankieleon
Ket. Ilustrasi.

Tanggal 20 Februari setiap tahunnya, diperingati sebagai Hari Keadilan Sosial Sedunia, sebagai langkah untuk menyuarakan keadilan sosial dan globalisasi yang adil.

Hari Keadilan Sosial Sedunia diperingati untuk mengampanyekan kesadaran keadilan melalui pekerjaan, perlindungan sosial, dialog sosial, prinsip, dan hak dasar di tempat kerja.

Melansir laman UN.org, peringatan Hari Keadilan Sosial Sedunia bermula dari tuntutan keadilan sosial oleh International Labour Organization atau organisasi buruh dunia (ILO) pada tahun 1944.

Mulanya ILO membuat deklarasi tentang keadilan sosial pada 10 Juni 2008. Deklarasi itu diadopsi dari hasil Konferensi Perburuhan Internasional sejak Konstitusi ILO tahun 1919. Serta Deklarasi Philadelphia 1944 dan Deklarasi Prinsip dan Hak Mendasar di Tempat Kerja 1998. Deklarasi 2008 mengungkapkan visi kontemporer mandat ILO di era globalisasi.

Deklarasi itu kemudian diadopsi oleh perwakilan pemerintah, organisasi pengusaha dan pekerja dari 182 negara anggota untuk menekankan peran kunci mencapai kemajuan dan keadilan sosial dalam konteks globalisasi.

Menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menuturkan deklarasi tersebut muncul pada momen politik yang krusial, yang mencerminkan konsensus luas tentang perlunya dimensi sosial yang kuat bagi globalisasi dalam mencapai hasil yang lebih baik dan adil bagi semua.

Ini merupakan kompas untuk mempromosikan globalisasi yang adil berdasarkan pekerjaan yang layak, serta alat praktis untuk mempercepat kemajuan dalam pelaksanaan Agenda Pekerjaan yang Layak di tingkat negara.

Deklarasi tersebut juga mencerminkan pandangan yang produktif dengan menyoroti pentingnya perusahaan yang berkelanjutan dalam menciptakan kesempatan kerja dan pendapatan yang lebih besar untuk semua.

Majelis Umum PBB kemudian mengakui bahwa pembangunan sosial dan keadilan sosial sangat diperlukan untuk pencapaian dan pemeliharaan perdamaian dan keamanan di dalam dan di antara bangsa-bangsa dan bahwa.

PBB lantas mencapai kesimpulan bahwa pembangunan sosial dan keadilan sosial tidak dapat dicapai tanpa adanya perdamaian dan keamanan, atau tanpa adanya penghormatan terhadap semua hak asasi manusia dan kebebasan dasar.

Pada tanggal 26 November 2007, Majelis Umum PBB lantas menyatakan bahwa mulai dari sesi ke-63 Majelis Umum, tanggal 20 Februari akan diperingati setiap tahun sebagai Hari Keadilan Sosial Sedunia.

Selama beberapa tahun terakhir, gagasan ketidakadilan sosial telah diklasifikasikan ke dalam lima komponen yang berbeda, yakni martabat manusia, keutamaan kebaikan bersama, hak dan tanggung jawab timbal balik, martabat pekerja dan hak bagi pekerja, dan pilihan mendasar bagi masyarakat miskin dan rentan.

Hari Keadilan Sosial Sedunia 2023

Adapun tema tahun ini berfokus untuk memperkuat solidaritas global dan membangun kembali kepercayaan pada pemerintah dengan "Mengatasi Hambatan dan Membuka Peluang untuk Keadilan Sosial".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.