Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Usulkan Agar Pemerintah Berikan Perlakuan Khusus bagi Daerah UHC Cegah Penurunan Kepesertaan JKN

📅 Rabu, 18 Feb 2026, 13:45 WIB | Oleh:
DPR Usulkan Agar Pemerintah Berikan Perlakuan Khusus bagi Daerah UHC Cegah Penurunan Kepesertaan JKN Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto

JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto mengusulkan agar pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memberikan perlakuan atau afirmasi kebijakan khusus bagi kabupaten/kota yang telah mencapai Universal Health Coverage (UHC).

Menurut Edy, langkah tersebut bernilai penting untuk mencegah penurunan kepesertaan akibat kebijakan penonaktifan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), terutama di daerah yang telah berhasil mempertahankan status UHC.

“Target nasional itu akumulasi capaian UHC di daerah. Kalau daerah yang sudah UHC kepesertaannya turun akibat penonaktifan PBI, pencapaian target nasional bisa terganggu,” kata Edy dikutip di Jakarta, Rabu (18/2).

Ia menilai kebijakan penonaktifan PBI berpotensi menurunkan jumlah peserta aktif, khususnya di daerah yang selama ini telah bekerja keras mencapai UHC atau memastikan hampir seluruh penduduknya terdaftar dalam program JKN. Jika tidak diantisipasi, menurut Edy, kondisi tersebut dapat menurunkan persentase cakupan kepesertaan, bahkan menggeser status UHC yang sudah diraih.

Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Rembang merupakan contoh daerah berstatus UHC yang menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung pembiayaan PBI. Pada 2025, pemerintah daerah setempat menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar melalui APBD untuk menopang pembiayaan tersebut.

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah III itu menegaskan daerah yang telah mencapai UHC tidak bisa diperlakukan sama dengan daerah yang belum mencapai cakupan semesta. Menurut dia, dibutuhkan kebijakan afirmatif sebagai bentuk perlindungan atas capaian tersebut.

Ia mendorong adanya mekanisme transisi yang adaptif, sinkronisasi data yang lebih presisi, serta koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebelum kebijakan penonaktifan PBI diberlakukan.

“Rembang sudah menunjukkan komitmen nyata dengan menyiapkan anggaran besar. Pemerintah pusat harus merespons dengan memberikan afirmasi kebijakan khusus agar status UHC tetap terjaga. Jangan sampai kebijakan administratif justru menurunkan kepesertaan dan merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI Edy menyatakan akan terus mengawal kebijakan tersebut melalui fungsi pengawasan DPR guna memastikan cakupan JKN tetap terjaga dan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat tidak terganggu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.