Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saudi Bangun Pusat Studi Bahasa Arab Senilai 46 Juta Riyal di Banda Aceh

📅 Senin, 01 Des 2025, 19:11 WIB | Oleh:
Saudi Bangun Pusat Studi Bahasa Arab Senilai 46 Juta Riyal di Banda Aceh Doc: AFP/FAYEZ NURELDINE

JAKARTA - Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, mengutarakan harapannya agar pusat studi pendidikan Bahasa Arab di Banda Aceh semakin memperkuat kerja sama sektor pendidikan kedua negara.

"Saya berharap pembangunan gedung lembaga Pendidikan Bahasa Arab Khadim al-Haramain al-Syarifain Raja Abdullah bin Abdulaziz di Banda Aceh menjadi pendorong utama kerja sama di sektor pendidikan dan budaya antara kedua negara yang bersahabat," katanya.

Pada acara peletakan batu pertama pembangunan Institut Penjaga Dua Kota Suci (Ma'had Khodim Al-Haromain Al-Syarifain) di Jakarta, Senin, Dubes mengatakan proyek yang dilaksanakan atas kerja sama antara Pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSRelif) dan Universitas Imam Muhammad bin Saud itu menelan biaya sekitar 46 juta riyal Arab Saudi (sekitar Rp204 miliar).

"Inisiatif Kerajaan Arab Saudi hari ini merupakan bagian dari dukungannya terhadap sektor pendidikan, baik di dalam negeri maupun di negara-negara sahabat," katanya.

Menurut Dubes, proyek yang merupakan arahan langsung dari Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dan Putra Mahkota Muhammad bin Salman Al Saud itu, berdampak positif sekaligus kontribusi nyata dalam meningkatkan hubungan bilateral kedua negara.

"Hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi saat ini terus mengalami kemajuan dan itu sesuai dengan keinginan dari kedua pemimpin negara untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkannya ke level strategis di semua bidang, politik, ekonomi, dan budaya," katanya.

Lebih lanjut dubes menyebutkan bahwa proyek ini mencerminkan peran Arab Saudi dalam memberikan perhatian dan bantuan kepada umat Islam di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

"Indonesia adalah negara yang penduduknya mayoritas Muslim dan perhatian terhadap Bahasa Arab dan tentang keislaman sangat tinggi sekali dan karena itulah kerajaan menetapkan pusat studi (di Aceh)," katanya.

Pada kesempatan itu, Dubes juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Indonesia atas dukungan tanpa batas dalam menyukseskan inisiatif tersebut. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

30 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.