RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Menerima Pasien Cuci Darah BPJS
📅 Minggu, 15 Feb 2026, 23:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Banjarmasin - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin, Kalimantan Selatan mengumumkan secara resmi menerima pasien cuci darah yang ditanggung BPJS Kesehatan sejak Februari 2026.
Direktur RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin Fajar Sukma Nan Agung di Banjarmasin, Minggu, mengatakan layanan hemodialisis bekerja sama dengan BPJS Kesehatan ini memperluas akses kesehatan bagi warga Kota Banjarmasin.
Dia menjelaskan keberadaan layanan di RSUD milik Pemkot Banjarmasin yang mulai beroperasi pada 2021 ini akan menarik pasien dari rumah sakit lain, terutama warga yang lebih dekat dengan lokasi RSUD di Jalan RK Ilir Banjarmasin Selatan.
Namun, kata dia, pasien lama yang ingin pindah layanan tetap diwajibkan mengurus administrasi dan dokumen medis.
"Tentu kita ingin memberikan pelayanan efisien dan nyaman. Tapi untuk yang ingin pindah bisa selesaikan surat pemindahannya, karena ada data riwayat yang akan diperlukan di sini," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kabid Pelayanan Medik dan Penunjang Medis RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin dr Husna mengungkapkan layanan cuci darah beroperasi mulai 24 September 2025 atau bertepatan HUT Ke-5 RSUD Sultan Suriansyah.
Pada awalnya, layanan ini hanya untuk umum, hingga pada awal Februari 2026 bisa bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
"Sekarang sudah ada pasiennnya. Jadi kini kami bisa melayani pasien umum dan BPJS," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini, katanya, layanan cuci darah baru mampu melayani empat pasien per hari. Meski demikian, izin dari BPJS Kesehatan memungkinkan pelayanan hingga dua sif atau maksimal delapan tindakan per hari.
Dia mengatakan tahap awal operasional masih dalam masa pemantauan sesuai regulasi Kementerian Kesehatan.
"Kita sambil monitor untuk melakukan perkembangan agar peningkatan yang dilakukan tetap sesuai prosedur,” katanya.
Ke depan, ruang hemodialisis ditargetkan mampu menampung hingga 20 bed dengan kapasitas layanan 40 tindakan per hari dalam dua sif, pagi dan sore. Peningkatan kapasitas akan dilakukan secara bertahap seiring bertambah jumlah pasien.
"Kita berupaya untuk menjadi rumah sakit yang terus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi warga, khusus warga Kota Banjarmasin," ujarnya.
Sejauh ini, dari banyak keberadaan rumah sakit di Kota Banjarmasin, baru RSUD Ulin Banjarmasin milik Pemprov Kalsel yang lebih dahulu memiliki layanan cuci darah, baru ditambah RSUD Sultan Suriansyah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!