Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bantul: Waspada Bahaya Gelombang Tinggi di Pantai Selatan

📅 Senin, 14 Apr 2025, 19:20 WIB | Oleh:
Pemkab Bantul: Waspada Bahaya Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Doc: ANTARA/Hery Sidik
Ket. Wisatawan memadati kawasan wisata pantai selatan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta terus memberikan imbauan kepada pengunjung objek wisata pantai selatan untuk selalu mewaspadai bahaya gelombang atau ombak yang dapat menyeret hingga ke tengah laut.

"Terkait kecelakaan air di pantai selatan ini tentu saja sudah secara rutinitas kita terus melakukan imbauan kepada pengunjung," kata Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta menanggapi beberapa insiden kecelakaan laut di pantai selatan Bantul, Senin.

Imbauan kepada wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai dilakukan baik secara langsung oleh petugas SAR yang patroli juga dengan papan tanda bahaya agar tidak bermain atau mandi di sekitar palung laut.

"Tetapi karena yang namanya kecelakaan masih saja terjadi, dan ke depan kita akan berusaha untuk meminimalisir tingkat kecelakaan laut agar tidak terjadi," katanya.

Menurut dia, pada periode April 2025 memang insiden kecelakaan laut karena terseret arus pantai sering terjadi, karena bertepatan dengan musim libur Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, sehingga ke depan perlu ada langkah antisipatif.

"Paling banyak April, karena memang ada libur panjang Lebaran, sehingga harus kita antisipasi ke depan, sebetulnya tidak pas harus ada libur panjang juga, nanti saat 'weekend' atau Sabtu dan Minggu juga kita melakukan pengetatan terkait dengan SOP-nya wisata air," katanya.

Sebelumnya, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, rambu rambu tanda bahaya mandi di laut sudah dipasang di sepanjang pantai selatan mulai dari Pantai Parangtritis sampai Pantai Pandansimo, agar dipatuhi para wisatawan yang berkunjung ke pantai.

Dia mengatakan, bahkan tenaga SAR di wilayah Bantul mungkin jumlahnya banyak, hanya saja tidak mungkin petugas SAR berjejer mulai dari Parangtritis sampai dengan Pandansimo untuk selalu memberikan peringatan ke pengunjung pantai.

"Maka insiden ini hal memprihatinkan kita, mudah-mudahan liburan tahun depan tidak terjadi lagi, karena itu wisatawan yang datang ke Pantai Parangtritis dan sekitarnya ini untuk tidak main- main di air, apalagi terlalu ke selatan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.