Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Riau Diselimuti Kabut Asap Akibat Karhutla di Sejumlah Wilayah

📅 Minggu, 01 Okt 2023, 09:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Riau Diselimuti Kabut Asap Akibat Karhutla di Sejumlah Wilayah Doc: ANTARA/Bayu Agustari Adha
Ket. Udara di Kota Pekanbaru diselimuti kabur asap.

PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyampaikan udara di Provinsi Riau berkabut asap yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah, termasuk Pelalawan dan Indragiri Hulu.

"Beberapa hari ini Riau memang terjadi kabut asap akibat kebakaran yang terjadi di beberapa wilayah di Pelalawan, Inhu," kata Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru, Ramlan Djambak, di Pekanbaru, Minggu (1/10).

Kabut asap lanjutnya juga meluas di sekitar Jambi dan Palembang, sehingga kiriman asap ini semakin memperburuk situasi di Provinsi Riau. Pasalnya angin berehembus dari Tenggara.

"Di samping itu banyak juga kabut asap yang terjadi di sekitar Jambi dan Palembang sehingga menambah akumulasi kabut asap di Riau, Karena arah angin dari tenggara," jelas Ramlan Djambak.

Sementara itu, untuk jarak pandang atau visibilitas saat ini katanya masih di atas 3 kilometer. Sehingga masih aman untuk "take off" dan "landing".

"Sejauh ini masih aman untuk 'take off' and 'landing'. Bila 'visibility' kurang dari 1 Km tidak aman untuk 'landing', kondisi ini lebih sering terjadi pagi hari antara pukul 06.00 WIB," jelasnya.

Kebakaran lahan dekat dengan Pekanbaru juga terjadi di Jalan Uka, Kecamatan Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, sejak Kamis (30/9) lalu. Hingga kini petugas gabungan sedang berupaya memadamkannya.
dan melakukan penyekatan agar kebakaran tak meluas.

Petugas Manggala Agni Komando Operasi IV/ Sumatera, Chaerul Ginting saat dihubungi menyebutkan lahan yang terbakar mencapai sekitar empat hektare. Lokasi tersebut memang diketahui memiliki gambut yang cukup dalam sehingga memerlukan waktu untuk pemadaman.

"Kobaran api memang sudah tak terlihat, tapi sudah makan dalam gambut. Kedalaman gambut sekitar 2-3 meter," sebutnya.

Selain itu, dikatakan Chaerul, cuaca yang terik turut mempengaruhi percepatan semakin luasnya lahan yang terbakar."Kondisi cuaca di lapangan sangat panas dan mempengaruhi lajunya penyebaran kebakaran di bawah permukaan gambut," lanjutnya

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.