Rekrutmen Siswa dan Guru Sekolah Rakyat Dimulai April
📅 Rabu, 09 Apr 2025, 03:06 WIB | Oleh: Muhamad Ma'rup
Doc: Istimewa
JAKARTA - Rekrutmen siswa dan guru Sekolah Rakyat akan digelar pada bulan April ini. Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, mengatakan proses rekrutmen menunggu finalisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Sekolah Rakyat.
“Kita mulai (rekrutmen) insya allah di bulan April. Doakan aja. Nanti makanya saya akan koordinasi hari ini untuk memfinalkan draf juknis itu,” ujar Mensos, usai Halal Bihalal Pegawai Kemensos di Jakarta, Selasa (9/3).
Dia menerangkan, pemerintah tengah melakukan finalisasi petunjuk teknis (juknis) Sekolah Rakyat. Juknis mencakup rekrutmen guru, rekrutmen siswa, pengadaan sarana, beserta kementerian dan lembaga yang bertanggung jawab dalam keberlangsungan Sekolah Rakyat.
Selain Kemensos, lanjut Mensos, ada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang mengurusi kurikulum dan rekrutmen guru. Sedangkan, untuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan mengurusi Sarana dan Prasarana.
“Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga terlibat aktif untuk membantu mengkoordinasikan dengan gubernur, bupati, wali kota,” lanjut Mensos.
Sebaiknya Anda baca juga:
Survei Lokasi
Gus Ipul mengungkapkan, pemerintah akan menyurvei 80 lokasi baru Sekolah Rakyat. Survei dilakukan Kementerian PU untuk melihat apakah di lokasi tersebut bisa langsung digelar pembelajaran.
“Nah, setelah Lebaran ini, PU akan mensurvei sekitar 80 tempat lagi untuk melihat kemungkinannya apakah 80 tempat itu bisa juga digunakan untuk penyelenggaraan proses belajar-mengajar tahun ini pula,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyebut, saat ini sudah ada 53 lokasi yang sudah final bisa menyelenggarakan sekolah rakyat. Nantinya, di lokasi tersebut akan ada pemetaan untuk menyaring para calon siswa terdekat dengan sekolah, termasuk untuk guru dan tenaga kependidikan yang bertugas.
“Kemarin kita baru simulasi-simulasi. Kemungkinan dari 53 sekolah itu kita mungkin memerlukan lebih dari 1000 guru. Belum lagi yang nanti menjadi kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan lain sebagainya,” jelasnya.
Mensos menerangkan, guru di Sekolah Rakyat merupakan guru sekolah formal yang kurikulumnya disiapkan Kemendikdasmen. Selain itu, calon guru juga akan mendapat pemahaman tentang sekolah pendidikan juga. “Jadi setelah sekolah formal, ada sekolah pendidikan. Maka pendidikannya 24 jam,” tuturnya. ruf/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!