PT KAI Kini Operasikan Dua Lintas LRT Jabodebek
📅 Rabu, 22 Okt 2025, 15:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Danang Sundoro
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengoperasikan dua lintas layanan LRT Jabodebek sebagai bagian dari komitmen pelayanan terbaiknya. Langkah itu bertujuan mendukung mobilitas Jabodebek melalui angkutan publik listrik yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
KAI mengoperasikan Cibubur Line sepanjang sekitar 24,7 kilometer dan Bekasi Line sepanjang sekitar 27,8 kilometer.
Kedua lintas bertemu di Stasiun Cawang sebagai titik transit yang memudahkan perpindahan penumpang.
LRT Jabodebek mulai beroperasi pada 28 Agustus 2023 dan terus mendapat minat tinggi. Hingga Oktober 2025, layanan yang dioperasikan KAI berdasarkan Perpres 49/2017 telah melayani lebih dari 48 juta pengguna.
Cibubur Line melayani stasiun dari Harjamukti hingga Dukuh Atas BNI melalui beberapa titik strategis.Bekasi Line menghubungkan Jatimulya dengan Dukuh Atas BNI dan melintasi kawasan permukiman serta perkantoran.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara keseluruhan, LRT Jabodebek melayani 18 stasiun di wilayah Jabodebek yang tersambung dengan pusat aktivitas kota. Layanan ini memudahkan perjalanan harian menuju area perkantoran, pendidikan, dan pusat ekonomi besar.
Periode Januari hingga September 2025, Bekasi Line melayani lebih dari 11,3 juta pengguna, naik sekitar 41 persen.
Sementara itu, Cibubur Line mencatat lebih dari 9,3 juta pengguna dengan pertumbuhan sekitar 43 persen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menyampaikan pengoperasian dua lintas layanan ini merupakan bagian dari upaya terbaiknya dalam meningkatkan aksesibilitas dan kemudahan mobilitas masyarakat.
“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pilihan transportasi yang nyaman, aman, dan mudah dijangkau. LRT Jabodebek bukan hanya tentang perjalanan yang cepat, tetapi juga menghadirkan pengalaman bepergian yang lebih baik bagi pengguna,” ujar Purnomosidi, Selasa (21/10).
LRT Jabodebek terkoneksi dengan berbagai moda transportasi seperti KCIC Whoosh dan Commuter Line. Integrasi juga mencakup MRT Jakarta, TransJakarta, Mikrotrans, serta layanan angkutan perkotaan lainnya yang terintegrasi.
Setiap stasiun dan rangkaian kereta dilengkapi fasilitas ramah disabilitas, anak-anak, lansia, serta ibu hamil. Fasilitas tersebut meliputi guiding block, lift, toilet khusus, dan area prioritas di dalam kereta.
Manager Public Relations LRT Jabodebek, Mahendro Trang Bawono, mengatakan kolaborasi antar pihak akan terus dijaga. Upaya itu dilakukan demi memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pengguna LRT Jabodebek secara berkelanjutan.
"Ke depan, KAI bersama seluruh insan LRT Jabodebek akan terus berinovasi dan berkolaborasi. Tujuannya menghadirkan layanan yang semakin dekat dengan kebutuhan pengguna. Serta, berperan dalam mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi publik yang efisien dan berkelanjutan," kata Mahendro. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!