Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Sentra Vaksinasi Covid-19 di NTB Raih PPKM Award

📅 Jumat, 24 Mar 2023, 01:10 WIB | Oleh:
Program Sentra Vaksinasi Covid-19 di NTB Raih PPKM Award Doc: Istimewa
Ket. Pemerintah menggelar Covid-19 dan PPKM Award dalam rangka apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah ikut berpartisipasi dalam penanganan pandemi di Jakarta, kemarin. Sedikitnya sekitar 800 penerima penghargaan tersebut.

JAKARTA - Program Sentra Vaksinasi Covud-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meraih penghargaan PPKM Award. Program yang diinisiasi Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) tersebut memberikan vaksinasi dosis lengkap dan booster kepada hampir 16.000 individu.

"Kami mengapresiasi penghargaan PPKM Award dari Pemerintah Indonesia, yang dapat semakin mendorong kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, tidak hanya menghadapi pandemi Covid-19 saja, tapi berbagai tantangan lain di masa depan," ujar Presiden Direktur PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT), Rachmat Makkasau dalam keterangannya, Kamis (23/3).

Rachmat mengatakan, sentra vaksinasi tersebut mencakup karyawan, mitra bisnis, dan keluarga, yang berada di Site Batu Hijau, proyek eksplorasi Elang, serta kecamatan sekitar wilayah operasional di Provinsi NTB. Tak hanya itu, perusahaan juga kini terus menggencarkan vaksinasi booster tahap 2 untuk meminimalisir dampak pasca pandemi.

"Sebagai perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat, kami memiliki tanggung jawab moral untuk membantu pemerintah menangani krisis akibat pandemi Covid-19," jelasnya.

Rachmat menerangkan, sejak awal pandemi Covid-19, AMNT telah berkolaborasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Pemerintah Provinsi NTB untuk mendukung penyediaan alat-alat pelindung diri, obat-obatan, serta oksigen konsentrator. Pihaknya juga berpartisipasi dalam program Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gotong Royong yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Dia menerangkan, ribuan paket yang berisi produk lokal dari UMKM di NTB didonasikan kepada masyarakat yang terdampak akibat Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Upaya ini juga sekaligus membantu menggerakkan usaha kecil dan menengah yang kesulitan akibat pandemi Covid-19.

"Lebih dari 70 persen karyawan kami dan keluarganya merupakan masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kesehatan serta keselamatan karyawan merupakan prioritas kami. Begitu juga dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional kami," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya juga menyewa puluhan hotel selama hampir dua tahun untuk digunakan sebagai fasilitas isolasi mandiri ribuan karyawan dan mitra bisnis yang akan memulai roster kerjanya. Hal tersebut sebagai bagian dari standar protokol Covid-19 yang diterapkan perusahaan. "Hal ini turut menopang perekonomian sektor pariwisata yang hampir lumpuh akibat pandemi Covid-19," tandasnya.

Pemerintah menggelar Covid-19 dan PPKM Award sebagai bentuk apresiasi dalam penanganan pandemi. Penghargaan diberikan kepada lebih dari 800 penerima.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.