Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Prabowo Bakal Bahas Isu Pangan dan Energi di KTT Asean

📅 Rabu, 06 Mei 2026, 14:20 WIB | Oleh:
Presiden Prabowo Bakal Bahas Isu Pangan dan Energi di KTT Asean Doc: antara foto
Ket. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan Presiden Prabowo Subianto akan membahas isu pangan dan energi pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean 2026 yang digelar di Filipina.

“Besok, insyaallah, Bapak Presiden akan mengikuti KTT Asean di Filipina, tuan rumahnya memang Filipina. Isunya ada dua, yang pertama adalah isu pangan, yang kedua adalah energi,” ujar Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5).

Terkait dengan isu energi, salah satu pembahasan dalam KTT Asean adalah bagaimana membangun kekuatan energi di kawasan Asia Tenggara, dan nikel merupakan salah satu komoditas energi yang memiliki peranan penting.

“Nikel adalah salah satu komoditas energi yang bisa dikonversi untuk menjadi baterai,” ucap Bahlil.

Indonesia, dalam hal ini, merupakan salah satu negara yang memiliki pabrik ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) dari hulu hingga ke hilir. Bahlil menekankan tidak semua negara memiliki ekosistem tersebut, sehingga Indonesia membuka diri untuk negara lain.

Apabila Filipina berminat untuk menjadi suplai nikel bagi smelter di Indonesia, Bahlil menyampaikan Indonesia membuka diri.

“Kalau Indonesia kekurangan bahan bakunya, bisa disuplai dari mana saja. Jadi, tidak ada isu kerja sama yang lebih teknis, spesifik, itu nggak ada, ya,” ujar dia.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan fokus Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asean 2026 adalah mengatasi dampak konflik global, terutama konflik di Timur Tengah, terhadap kawasan Asean.

Direktur Jenderal Kerja Sama Asean Kemlu RI Ina Hagniningtyas Krisnamurthi menyampaikan KTT Asean ditargetkan menghasilkan sekitar 24 dokumen hasil (outcome documents).

Dokumen yang disorot oleh Filipina adalah dokumen yang terkait dengan stabilitas dan ketahanan kawasan, khususnya di bidang ekonomi pembangunan.

Terkait Myanmar, dia menyebutkan bahwa pejabat non-politis Myanmar akan menghadiri KTT Asean 2026 di Cebu, Filipina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.