Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu (7/12), BMKG: Hujan Trennya Akan Terus Naik

📅 Minggu, 07 Des 2025, 09:38 WIB | Oleh:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Minggu (7/12), BMKG: Hujan Trennya Akan Terus Naik Doc: dok
Ket. Ilustrasi hujan lebat tengah mengguyur Jakarta.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia pada Minggu (7/12) dan untuk itu masyarakat diimbau untuk selalu sedia payung.

Prakirawan BMKG Afif Shalahuddin pada kanal Youtube yang diikuti di Jakarta, Minggu, menyampaikan diawali dari Pulau Sumatera, cuaca diprakirakan berawan tebal di Kota Jambi  serta hujan ringan di Banda Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Bengkulu, Bandar Lampung, dan Pangkal Pinang.

"Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Kota Padang dan Palembang," katanya.

Beralih ke Pulau Jawa, lanjutnya, cuaca diprakirakan hujan ringan hampir di seluruh kota-kota besar, mulai dari Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Yogyakarta. Sementara masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diminta waspada hujan yang dapat disertai dengan petir.

Selanjutnya bergeser ke Pulau Kalimantan, hujan ringan diprakirakan terjadi di Palangka Raya, Samarinda, dan Banjarmasin. "Waspadai hujan petir yang dapat terjadi di Tanjung Selor dan Pontianak," ucapnya.

Beranjak ke wilayah Bali dan Nusa Tenggara, kata dia, cuaca diprakirakan hujan ringan untuk Kota Denpasar dan Mataram, sedangkan Kupang akan dilanda hujan yang disertai dengan petir.

Kemudian untuk Pulau Sulawesi, cuaca diprakirakan hujan ringan di wilayah Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Kendari, dan Makassar, sementara Mamuju berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

Bergerak ke wilayah Indonesia bagian timur, cuaca di Kota Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya diprakirakan hujan ringan, sementara Kota Merauke berpotensi hujan dengan intensitas sedang.

Sebelumnya Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengingatkan masyarakat agar waspada jenis bencana yang mendominasi menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) yaitu hujan ekstrem, angin kencang, serta fenomena lain seperti petir merusak, puting beliung, hujan es, dan jarak pandang terbatas yang kerap mengganggu penerbangan maupun pelayaran.

“Trennya terus naik. Jawa Barat memimpin frekuensi kejadian hujan ekstrem dan angin kencang, disusul Jawa Tengah dan Jawa Timur. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ucap Faisal.

Untuk periode minggu ke-2 Desember hingga awal Januari, BMKG juga memperkirakan Monsoon Asia yang mulai aktif sehingga meningkatkan curah hujan di Indonesia. Selain itu, munculnya anomali atmosfer Madden Julian Oscillation, gelombang Kelvin, dan Rossby Equator yang dapat memicu hujan ekstrem.

Hadirnya seruak dingin Siberia juga turut memperkuat intensitas hujan, dengan bibit siklon tropis berpotensi tumbuh di wilayah selatan Indonesia. Daerah yang perlu waspada pembentukan bibit siklon antara lain Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa–Bali, NTB, NTT, Maluku, Papua Selatan dan Tengah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.