Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN dan Jakarta Golf Club Resmikan SPKLU untuk Dukung Transisi Energi Bersih

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 10:31 WIB | Oleh:
PLN dan Jakarta Golf Club Resmikan SPKLU untuk Dukung Transisi Energi Bersih Doc: PLN UID Jaya
Ket. Manager PLN UP3 Cempaka Putih, Supriyadi (kanan), dan Ketua Umum Jakarta Golf Club, Ramli Ibrahim (kiri), menunjukkan dokumen kerja sama pengoperasian SPKLU yang telah ditandatangani. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Andy Adcha (tengah),

JAKARTA – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cempaka Putih meresmikan dua unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan strategis Jakarta Golf Club, Rawamangun, Jakarta Timur. SPKLU yang diresmikan terdiri dari tipe medium charging berkapasitas 22 kW dan fast charging berkapasitas 50 kW.

Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta, sekaligus menandai SPKLU ke-25 yang berada di wilayah PLN UP3 Cempaka Putih. Infrastruktur ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik, khususnya di wilayah Jakarta Timur dan sekitarnya.

Acara peresmian turut dihadiri oleh General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, yang akrab disapa Andy Adcha, bersama Manager PLN UP3 Cempaka Putih, Supriyadi. Hadir pula Ketua Umum Jakarta Golf Club, Ramli Ibrahim, SE.MMA, serta Camat Pulo Gadung, Syafrudin Chandra.

SPKLU ini tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam pengisian daya kendaraan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari strategi nasional dalam mempercepat transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan.

“Jakarta Golf Club adalah lokasi strategis yang merepresentasikan gaya hidup urban. Kehadiran SPKLU di sini menunjukkan bahwa kendaraan listrik sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Jakarta,” ujar Andy Adcha.

Mengusung tema “Betawi Electrifying Lifestyle, SPKLU Nyala, Betawi Makin Jaya”, acara peresmian juga menghadirkan nuansa budaya lokal melalui penampilan Tarian Tradisional Betawi "Laga Nyonye" oleh Sanggar Gayatri Nusantara. Kolaborasi ini mencerminkan sinergi antara inovasi teknologi dan pelestarian budaya.

PLN terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan pengisian kendaraan listrik yang andal, terjangkau, dan ramah lingkungan di titik-titik strategis Jakarta.

“Kami percaya bahwa transisi energi bersih harus berjalan beriringan dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran SPKLU di ruang publik seperti Jakarta Golf Club adalah wujud nyata dari komitmen tersebut,” tambah Andy Adcha.

Sebagai pelaksana pembangunan SPKLU di Jakarta Golf Club, Supriyadi menyoroti aspek teknis dan efisiensi layanan.

“Kami memastikan bahwa SPKLU yang dibangun memiliki kapasitas dan kecepatan pengisian yang sesuai dengan kebutuhan pengguna kendaraan listrik. Dengan kombinasi medium dan fast charging, masyarakat memiliki pilihan yang fleksibel dan efisien saat mengisi daya,” ujar Supriyadi.

Jumlah SPKLU yang telah dibangun di wilayah Jabodetabek saat ini mencapai 644 charger yang tersebar di 343 lokasi.  PLN mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk mulai beralih ke kendaraan listrik dan memanfaatkan SPKLU yang kini tersedia di berbagai titik strategis kota.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

58 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.