Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamen Ekraf: PikPak Bisa Jadi Panggung Promosi Karakter IP Lokal

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 19:22 WIB | Oleh:
Wamen Ekraf: PikPak Bisa Jadi Panggung Promosi Karakter IP Lokal Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menerima audiensi perwakilan penyelenggara Piknik dan Parade Karakter (PikPak) di Jakarta, Selasa (16/9).

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar menyampaikan bahwa Piknik dan Parade Karakter atau PikPak bisa menjadi panggung promosi karakter karya kreator lokal, karakter yang merupakan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) lokal.

"PikPak dapat menjadi wadah yang sangat strategis untuk memberikan panggung bagi IP lokal agar bisa lebih dikenal masyarakat, bersaing dengan IP internasional," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Rabu (17/9).

Festival dan parade karakter anak pertama yang diselenggarakan oleh PT Karya Wilasa Nusantara (JPT Event Partner) di Indonesia itu, menurut dia, juga bisa menjadi ajang komersialisasi karakter-karakter IP lokal.

Karakter-karakter asli Indonesia seperti Bobo, Unyil​​​​​​, BaBa Lili Tata, Uwa & Friends, Emil TankGo, dan BabyZu akan dihadirkan di PikPak, yang dijadwalkan berlangsung dari 31 Oktober sampai 2 November 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Acara yang ditargetkan bisa menarik lebih dari 50.000 pengunjung tersebut juga mencakup pawai mobil hias serta kegiatan-kegiatan interaktif bagi anak-anak dan keluarga.

"IP lokal yang terlibat dalam PikPak seperti Baba Lili Tata (BaLiTa) sudah memiliki audiens yang besar di kanal YouTube dan sangat potensial untuk menarik crowd yang besar," kata Irene.

"Dampak ini bisa lebih besar lagi jika IP-IP lokal ini bisa melakukan cross collaboration dengan brand lokal dan IP matchmaking," ia menambahkan.

Kementerian Ekonomi Kreatif, ia mengatakan, menjalankan Program Ekraf Hunt untuk memfasilitasi kolaborasi pengembang IP dengan merek-merek lokal.

"Kami memiliki program Ekraf Hunt yang berisi IP-IP lokal yang sudah kami kurasi dan sudah siap tempur," katanya.

Project Manager PikPak Jessica menyampaikan bahwa ​​​​​​​PikPak berupaya menghadirkan karakter-karakter IP lokal yang berkualitas dan berdaya saing, selaras dengan misi pemerintah dalam mengembangkan usaha ekonomi kreatif.

"Kita ternyata memiliki ambisi yang sama dan jadi bisa melihat apa yang bisa di-push bersama supaya IP lokal bisa lebih PD untuk tampil, bisa hadir lebih dekat dengan masyarakat, dan mendapatkan eksposur yang sudah selayaknya mereka dapatkan," katanya.

"Harapannya acara ini bisa menjadi acara tahunan yang berdampak,"  ia menambahkan.

Trio selaku IP Director PikPak mengemukakan bahwa popularitas karakter IP lokal meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

"Selama 10 tahun kami bergerak di bidang event, orang Indonesia lebih banyak mengenal IP-IP luar negeri. Tapi beberapa tahun terakhir, kami melihat adanya peningkatan popularitas IP lokal di kalangan masyarakat, semenjak ada Jumbo, dan acara kemerdekaan kemarin juga banyak IP yang jadi terangkat," ia menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.