Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petani Keramba Jaring Apung Danau Maninjau Kuburkan Bangkai Ikan

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 17:17 WIB | Oleh:
Petani Keramba Jaring Apung Danau Maninjau Kuburkan Bangkai Ikan Doc: (ANTARA/Yusrizal)
Ket. Bangkai ikan mati mengapung di Danau Maninjau Kabupaten Agam.

LUBUK BASUNG - Petani keramba jaring apung Danau Maninjau di Nagari (Desa) Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menguburkan 10 ton bangkai ikan secara swadaya guna mengantisipasi pencemaran lingkungan setelah kematian ikan itu, beberapa hari lalu.

Wali Nagari (Kepala Desa) Bayua Hadi Fajrin di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan ada sekelompok petani keramba jaring apung mengumpulkan bangkai ikan dari keramba jaring apung miliknya dan menguburkan di Lubuk Kandang, Nagari Bayua.

"Ada satu titik lokasi penguburan bangkai ikan dan petani menguburkan ikan secara swadaya," katanya.

Ia mengatakan penguburan bangkai ikan itu inisiatif petani untuk mengantisipasi pencemaran udara di daerah tersebut setela kematian ikan secara massal.

Dengan cara itu, pencemaran udara di daerah tersebut bisa diminimalisasi.

Sekitar 25 ton ikan mati di Danau Maninjau, sejak Senin (13/1). Kematian ikan akibat angin kencang melanda daerah itu pada Minggu (12/1) sore, sehingga terjadi pembalikan air dari dasar ke permukaan danau.

Dengan kondisi itu, oksigen berkurang di dasar danau vulkanik tersebut dan ikan mengalami pusing.

Pada Senin (13/1), katanya, ikan mati dan mengapung di permukaan danau.

"Bangkai ikan mengapung ke permukaan dan saat ini angin masih kencang di daerah itu," katanya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Agam Rosva Deswira mengatakan 25 ton nila mati dengan berbagai ukuran itu, tersebar di Jorong Lubuak Anyia, Banda Tangah, dan Lubuak Kandang, milik 12 petani.

Akibatnya petani mengalami kerugian sekitar 625 juta rupiah dengan harga 25 ribu rupiah per kilogram tingkat petani.

"Harga ikan nila tingkat petani 25 ribu rupiah per kilogram," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.