Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Program KB, BKKBN Intervensi Daerah yang Miliki Angka Kelahiran Tinggi

📅 Minggu, 04 Jun 2023, 00:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Program KB, BKKBN Intervensi Daerah yang Miliki Angka Kelahiran Tinggi Doc: ANTARA/Mario Sofia Nasution
Ket. Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Bonivasius Prasetya saat mengunjungi Kampung Keluarga Berkualitas di Padang, Sabtu.

Padang - Perkuat program KB. Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) melakukan intervensi daerah yang memiliki pertumbuhan angka kelahiran yang tinggi melalui program keluarga berencana (KB).

"Saat ini Total FertilityRate (TFR) pada angka 2,1, yakni pasangan memiliki dua anak. Jumlah ini masih dalam kondisi cukup dan kita berupaya menekan jangan sampai di atas itu," kata Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN Bonivasius Prasetya di Padang, Sabtu.

Menurut dia, angka pertumbuhan kelahiran di bawah 2 anak juga tidak baik karena akan membuat penurunan jumlah penduduk yang drastis.

"Angka kematian dan angka kelahiran nanti tidak berkesinambungan sehingga jumlah penduduk menjadi berkurang," kata dia.

Pihaknya menjaga agar TFR ini tidak melonjak seperti di negara Afrika yang angka TFR mencapai 3 lebih atau setiap pasangan memiliki tiga hingga empat anak atau lebih.

"Kita ingin angka kelahiran ini tumbuh seimbang. Orang yang meninggal dan lahir ini berimbang sehingga jumlah penduduk berkesinambungan," kata dia.

Untuk di Indonesia, pihaknya melakukan pemetaan terhadap daerah yang memiliki TFR tinggi dan melakukan intervensi agar menggunakan program keluarga berencana mulai dari program pascapersalinan hingga kader yang turun ke masyarakat melakukan program KB.

"Sementara kepada daerah yang pertumbuhan anak stabil, makaprogram KB ini dilakukan dengan inisiatif secara mandiri. Sesuai kesadaran masing-masing, namun sosialisasi dan edukasi program KB terus dilakukan," kata dia.

Salah satu upaya adalah membentuk Kampung Keluarga Berkualitas dan saat ini di Sumbar sudah terbentuk 823 Kampung KB dari target 894 pada 2023.

Sebelumnya, Pejabat Fungsional Ahli Madya BKKBN Sumatera Barat Desra mengatakan masih ada dua kabupaten yang sama sekali belum ada penambahan Kampung KB yaitu Kabupaten Agam dan Sijunjung.

Ia mengatakan pembentukan Kampung KB sesuai Inpres Nomor 3 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Penyelenggaraan Kampung KB yang dilaksanakan lintas sektoral, ada 13 kementerian dan lembaga, serta gubernur, bupati, dan wali kota harus terlibat aktif dalam pembentukannya.

Pada tataran kota dan kabupaten telah ada komitmen dari kepala daerah untuk menjadikan seluruh nagari, desa atau kelurahan di wilayah masing-masing sebagai Kampung KB.

"Untuk itu, perlu sinergi bersama untuk memajukan Kampung KB tersebut serta dukungan lintas sektor sesuai dengan indikator kinerja dan persoalan di masing-masing Kampung KB," katanya.

Menurut dia, Kampung KB yang awalnya merupakan Kampung Keluarga Berencana telah bertransformasi menjadi Kampung Keluarga Berkualitas yang berada di setingkat nagari, desa, atau kelurahan, yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), keluarga, dan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.