Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Layanan Air Bersih, PAM Jaya Kejar target 5.000 Toren Gratis bagi Warga Jakarta Tahun Ini

📅 Kamis, 07 Mei 2026, 13:31 WIB | Oleh:
Perkuat Layanan Air Bersih, PAM Jaya Kejar target 5.000 Toren Gratis bagi Warga Jakarta Tahun Ini Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin dalam agenda serah terima bantuan toren air gratis ke rumah warga di RT 12/ RW 08, Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (7/5).

JAKARTA - Perumda PAM Jaya menargetkan penyaluran hingga 5.000 toren air gratis kepada warga Jakarta sepanjang tahun 2026 sebagai bagian dari penguatan layanan air bersih.

"Kalau sampai akhir tahun distribusi terus berjalan dan bergeraknya cepat seperti ini, kemungkinan besar totalnya bisa 5.000 toren gratis ke warga Jakarta," kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin dalam agenda serah terima bantuan toren air gratis ke rumah warga di RT 12/ RW 08, Pulogebang, Jakarta Timur, Kamis (7/5).

Arief optimistis program bantuan toren akan terus bertambah sepanjang 2026. Apalagi, jika realisasi berjalan cepat, PAM Jaya menargetkan distribusi hingga 1.000 toren di setiap wilayah Jakarta hingga akhir tahun.

"Kalau pergerakannya cepat seperti ini kemungkinan besar bisa menjadi 1.000 toren per wilayah, jadi total sekitar 5.000 toren tahun ini," ujarnya.

Hingga saat ini, sebanyak 1.000 toren telah dibagikan kepada masyarakat di lima wilayah Jakarta, termasuk di RT 12/RW 08 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Program tersebut merupakan kerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi DKI Jakarta yang dipimpin Ketua TP PKK DKI Jakarta Endang Nugrahani Pramono Anung.

"Hari ini bagian dari perpanjangan program-program yang dikerjasamakan dengan ibu-ibu PKK. Bu Gubernur selaku Ketua PKK DKI Jakarta sudah hadir menyerahkan toren gratis kepada masyarakat yang memang perlu dibantu," jelas Arief.

Menurutnya, program tersebut bertujuan memberikan kepastian distribusi air bersih kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang saat ini tengah dilakukan pembangunan jaringan perpipaan.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak pengerjaan pipanisasi. Dia menyebut, pembangunan tersebut merupakan bagian dari percepatan penyediaan layanan air bersih yang lebih merata di Jakarta.

"Kami terus mencoba bekerja lebih baik lagi untuk merapikan galian-galian karena memang mau tidak mau kita harus membangun pipanisasi di Jakarta," ucapnya.

Arief menjelaskan, percepatan pembangunan jaringan air bersih juga menjadi arahan langsung Gubernur DKI Jakarta agar masyarakat segera menikmati layanan air bersih yang optimal.

"Titah Pak Gubernur kepada kami adalah mempercepat proses pembangunan ini supaya masyarakat nanti bisa menikmati air bersih pada waktunya," tuturnya.

Arief berharap, pembangunan infrastruktur air bersih tersebut dapat membawa perubahan besar bagi kualitas hidup masyarakat Jakarta di masa depan.

"Mudah-mudahan ini bisa membuat banyak perubahan peradaban untuk kehidupan masyarakat Jakarta kelak," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.