Hujan dan Angin Kencang Terjang Makassar 19 Rumah Warga Rusak
📅 Minggu, 01 Feb 2026, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Makassar - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, Sulawesi Selatan bergerak cepat menangani sejumlah kejadian pohon tumbang dan dampak angin kencang yang mengakibatkan 19 rumah warga mengalami kerusakan.
Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli Tahar di Makassar, Minggu, mengatakan tim langsung diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan darurat, pembersihan material, serta memastikan keselamatan warga.
"Sejak pagi hingga sore, laporan mengenai hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon besar tumbang dan juga mengalami kerusakan pada rumah warga," ujarnya.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun BPBD Makassar, sedikitnya 19 rumah warga, satu fasilitas pendidikan, serta dua mobil mengalami dampak langsung dari kejadian tersebut. Total terdapat 16 lokasi yang tercatat mengalami kerusakan.
Ia mengatakan dampak cuaca ekstrem itu, seperti pohon tumbang, kerusakan rumah warga, serta gangguan fasilitas umum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Makassar bersama dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Makassar bergerak cepat melakukan respons kedaruratan di seluruh lokasi terdampak.
BPBD Kota Makassar langsung melakukan penilaian lapangan untuk memastikan tingkat kerusakan, kebutuhan mendesak masyarakat, serta dampak yang ditimbulkan.
Berdasarkan hasil penilaian tersebut, BPBD menyalurkan bantuan kedaruratan serta bahan rekonstruksi dan rehabilitasi kepada warga terdampak.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyaluran bantuan dilakukan secara proporsional dan tepat sasaran, sesuai dengan hasil asesmen Tim BPBD Kota Makassar, guna memastikan seluruh lokasi kejadian mendapatkan penanganan yang adil dan sesuai kebutuhan di lapangan
Angin kencang juga menyebabkan dua mobil tertimpa pohon di Jalan Ir Sutami Kecamatan Tamalanrea.
"Secara keseluruhan, kejadian angin kencang ini berdampak pada 19 rumah warga, satu fasilitas pendidikan, dua unit mobil, dengan total 16 titik lokasi kejadian," katanya.
Muhammad Fadli Tahar mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan disertai angin kencang, serta segera melaporkan ke BPBD jika terjadi keadaan darurat di lingkungan sekitar.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!