Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pengelolaan Komoditas Hortikultura Skala Rumah Tangga

📅 Jumat, 23 Agu 2024, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Dorong Pengelolaan Komoditas Hortikultura Skala Rumah Tangga Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman saat membuka acara Pengelolaan Komoditas Hortikultura Skala Rumah Tangga di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (22/8/2024).

Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendorong pemanfaatan komoditas hortikultura skala rumah tangga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, serta mendukung pertumbuhan lokal dengan metode yang lebih terjangkau dan berkelanjutan.

"Dengan memanfaatkan lahan yang ada di sekitar rumah, kita bisa menciptakan sumber pangan yang berkelanjutan, sekaligus memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga," kata Mentan saat membuka acara Pengelolaan Komoditas Hortikultura Skala Rumah Tangga di Makassar, Kamis.

Bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM), Mentan menyebut pengelolaan komoditas hortikultura melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, menekan pengeluaran rumah tangga, dan berpotensi menambah pendapatan keluarga.

Lebih lanjut Mentan mengatakan, pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan merupakan cara-cara sederhana yang sangat efektif untuk mewujudkan ketahanan pangan mulai dari skala rumah tangga.

"Sehingga penting memaksimalkan potensi pekarangan rumah sebagai sumber pangan," ujar Amran dalam keterangannya di Jakarta.

Dengan terus menggencarkan program seperti ini, lanjut Mentan, masyarakat mampu menekan biaya rumah tangga serta dapat lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

Bahkan Mentan menyebut bahwa program tersebut sangat berpotensi membuka peluang usaha baru yang dapat meningkatkan ekonomi keluarga.

Menurutnya, jika seluruh ibu rumah tangga bersama OASE bergerak memanfaatkan pekarangan yang ada untuk menanam komoditas pangan, maka bisa mengurangi pengeluaran hingga Rp2 juta per bulan.

"Jika 280 juta (jumlah penduduk Indonesia) dibagi 4, berarti ada 70 juta rumah tangga, jika jumlah ini dikali 2 juta artinya kita bisa menghemat pengeluaran hingga Rp1.400 triliun, itu separuh dari APBN kita," terang Mentan.

Dihadiri oleh ratusan peserta, mulai dari ibu rumah tangga, Forkopimda, PKK, Dharma Pertiwi, hingga kelompok wanita tani, kegiatan ini juga akan dihadiri oleh Ibu Iriana Jokowi.

Selain berkesempatan berdialog dengan Ibu Negara, para peserta juga akan mendapatkan pelatihan dan pendampingan terkait pengelolaan komoditas hortikultura seperti budidaya hidroponik di pekarangan, optimalisasi lahan pekarangan hingga bioflok ikan lele.

Kegiatan itu juga menghadirkan berbagai narasumber pakar dan berpengalaman di bidang hortikultura, sehingga dapat mendorong para peserta untuk memanfaatkan setiap jengkal lahan dalam menghasilkan produk pangan berkualitas.

"Sehingga nantinya para peserta tidak hanya mampu memanfaatkan lahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat," ucap Mentan.

Salah satu peserta yang juga Sekretaris Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan Zulfitriani mengapresiasi dan menyambut positif kegiatan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.