Perdagangan Pasar Tradisional Beralih ke Digital
📅 Jumat, 08 Agu 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
JAKARTA – Sistem perdagangan pasar tradisional perlu secepatnya beralih ke digital. Ini juga sekaligus mendorong inklusi keuangan di kalangan pelaku usaha pasar. Langkah ini dijalankan melalui “Lomba Digitalisasi Pasar 2025.”
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Jakarta, Suharini Eliawati, Kamis (7/8), mengatakan, lomba ini tidak hanya terkait kesiapan pasar dalam menerapkan sistem pembayaran digital. Lomba juga untuk para pedagang kaki lima.
“Kami ingin menghadirkan pasar yang nyaman. Jadi, penilaian tidak hanya soal kemudahan bertransaksi digital, tetapi juga kebersihan, keamanan, penataan fasilitas umum, dan pedagang kaki lima,” tutur Suharini.
Lalu, dari 153 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya, sebanyak 20 pasar tradisional dijadikan lokasi percontohan dalam lomba. Pasa tersebut dipilih secara acak dengan mempertimbangkan klasifikasi (kelas A, B, dan C) serta jumlah tempat usaha yang aktif.
Adapun penilaian lomba terbagi dalam aspek pasar. Di sini dinilai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Aspek berikutnya adalah digitalisasi perbankan. Di sini dinilai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia berdasarkan laporan dari bank peserta.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Nantinya, pasar-pasar pemenang akan menjadi percontohan bagi 133 pasar lainnya yang dikelola Perumda Pasar Jaya. Mungkin juga menjadi contoh bagi daerah lain,” tandas Suharini.
Penilaian lomba dilakukan dalam dua tahap. Periode I 22–25 Juli dan periode II 6–8 Agustus. Finalisasi hasil dan pengumuman pemenang akan disampaikan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung. Ant/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!