Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peralatan Batu Tunjukkan Hobbit Miliki Tetangga Misterius

📅 Rabu, 13 Agu 2025, 07:54 WIB | Oleh:
Peralatan Batu Tunjukkan Hobbit Miliki Tetangga Misterius Doc: ANTARA/Arnas Padda
Ket. Sejumlah artefak dipajang berupa alat batu berusia 1,1 juta-1,5 juta tahun yang ditemukan di Situs Calio, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Kamis (7/8).

HOBBIT dengan nama latin Homo floresiensis merupakan nama yang diberikan oleh kelompok peneliti untuk spesies dari genus Homo. Cirinya memiliki tubuh dan volume otak kecil, berdasarkan serial subfossil dari sembilan individu yang ditemukan di Liang Bua pada 2002.

Di gua yang berada di Pulau Flores, pada tahun 2002, menemukan sembilan sisa-sisa tulang itu yang diberi kode LB1 sampai LB9. Dari sini menunjukkan postur paling tinggi sepinggang manusia modern atau hanya sekitar 100 cm.

Para pakar antropologi dari tim gabungan Australia dan Indonesia menggunakan berbagai ciri-ciri, baik ukuran tengkorak, ukuran tulang, kondisi kerangka yang tidak memfosil, serta temuan-temuan sisa tulang hewan dan alat-alat di sekitarnya. Usia seri kerangka ini diperkirakan berasal dari 94.000 hingga 13.000 tahun yang lalu.

Ada temuan baru tentang Hobbit yang diperoleh tim arkeolog dari Indonesia dan Australia. Pada waktu yang sama atau atau bahkan lebih awal ditemukan juga terdapat peralatan milik tetangga yang masih misterius yang tinggal di Pulau Sulawesi di utara.

“Sangat tidak mungkin hominin awal ini memiliki kapasitas kognitif (terutama kemampuan perencanaan tingkat lanjut) yang dibutuhkan untuk menciptakan perahu,” ujar arkeolog dan salah satu pemimpin ekspedisi, Adam Brumm, kepada ScienceAlert.

“Kemungkinan besar hominin sampai ke Sulawesi secara tidak sengaja, kemungkinan besar akibat ‘arung jeram’ di atas tikar vegetasi alami. Diperkirakan hewan pengerat dan monyet melakukan penyeberangan air dari daratan Asia untuk mencapai Sulawesi dengan cara ini,” ungkapnya.

Tujuh batu serpih di Sulawesi ditemukan pada kedalaman yang berbeda di bawah tanah, tetapi menurut penanggalan batu pasir lokal dan fosil babi di dekatnya, usia perkakas tersebut berkisar antara 1,04 juta tahun hingga 1,48 juta tahun.

Jika benar, artefak tersebut dapat mewakili bukti paling awal aktivitas manusia di Wallacea – rangkaian pulau yang sebagian besar merupakan pulau Indonesia yang telah memisahkan benua Asia dan Australia selama jutaan tahun.

Masih Misterius

Brumm telah mempelajari hominin awal di wilayah tersebut selama beberapa dekade, dan ia memimpin ekspedisi arkeologi terbaru di Sulawesi bersama Budianto Hakim dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Arkeolog Debbie Argue, yang tidak terlibat dalam penemuan tersebut, mengatakan kepada ScienceAlert bahwa temuan tersebut “paling penting”, karena menambah fakta mengejutkan bahwa hominin awal Pleistosen entah bagaimana dapat melakukan penyeberangan laut.

“Dengan bukti keberadaan hominin di tiga pulau yang belum pernah terhubung dengan daratan utama Flores, Luzon, dan sekarang Sulawesi kepulauan Asia Tenggara akan menjadi batas luar biasa bagi evolusi manusia,” kata Argue.

Hingga saat ini, bukti tertua perkakas batu di Wallacea yang diperkirakan berusia 1,02 juta tahun – berasal dari Flores. Pulau ini adalah tempat yang sama di mana para arkeolog menemukan Homo floresiensis bertubuh pendek juga dikenal sebagai ‘hobbit’ di sebuah gua pada tahun 2003. Hominin setinggi satu meter dengan otak seukuran jeruk bali ini mengejutkan dunia ketika ditemukan, karena tidak terlihat seperti manusia purba lainnya.

Sisa-sisa H. floresiensis berasal dari 100.000 tahun yang lalu, tetapi nenek moyangnya di pulau ini diperkirakan berasal dari 700.000 tahun yang lalu. Peralatan batu berusia 1,02 juta tahun di Flores kemungkinan besar dibuat oleh nenek moyang tersebut baik keturunan Homo erectus maupun spesies hominin lain di daratan Asia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.