Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Resmikan IPA Portabel di Semanan, Layani Ratusan Warga

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 12:46 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Resmikan IPA Portabel di Semanan, Layani Ratusan Warga Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Portable Semanan di Gudang Semanan Perumda Air Minum (PAM) Jaya, Jalan Raya Kresek, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (29/4/2026). Instalasi ini akan melayani di antaranya RT 03 dan RT 10 RW 08 dengan total 295 pelanggan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan instalasi pengolahan air (IPA) portabel di Semanan, Jakarta Barat, Rabu, yang menjangkau 295 pelanggan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus mengurangi ketergantungan pada air tanah.

"Instalasi ini melayani RT 03, RT 10, RW 08 dengan total 295 pelanggan, yang terdiri dari 202 pelanggan eksisting dan 93 pelanggan baru," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, ketersediaan air bersih dan berkualitas merupakan kebutuhan dasar yang harus dijamin. Oleh karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat memperoleh akses air yang aman, mudah, dan berkelanjutan.

Upaya tersebut diwujudkan melalui peresmian IPA portabel berkapasitas empat liter per detik yang memanfaatkan sumber air baku dari Anak Kali Semanan dan Waduk Aseni.

Rano pun berharap fasilitas tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan air perpipaan yang andal dan berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada air tanah demi menjaga keseimbangan lingkungan kota. 

Sementara itu, Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin menuturkan IPA Semanan memiliki kapasitas 2-4 liter per detik yang dapat melayani 400 rumah di wilayah yang belum terjangkau jaringan utama.

"Di Semanan juga kami akan bangun reservoir besar bersama Kementerian PU (Pekerjaan Umum). Nantinya, akan ada 24 juta liter tampungan, tetapi saat ini baru dibangun satu tampungan sebesar 8 juta liter yang akan selesai di bulan Mei 2027," tutur Arief.

Saat IPA portabel itu tidak lagi dimanfaatkan, kata dia, maka dapat dipindahkan ke lokasi lain.

"Makanya, dibilang portabel, dan kami pindahkan ke lokasi yang memang nantinya punya sungai atau punya waduk, yang kemudian tidak dimanfaatkan, itu bisa kita manfaatkan. Ini salah satu penguatan bahwasanya Barat Jakarta juga menjadi salah satu kritikal," ungkap Arief. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.