Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Jakarta Tanggung Biaya Perawatan 38 Korban Unjuk Rasa dan Pemakaman Ojol yang Tewas

📅 Jumat, 29 Agu 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Jakarta Tanggung Biaya Perawatan 38 Korban Unjuk Rasa dan Pemakaman Ojol yang Tewas Doc: Istimewa

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan memberikan dukungan penuh bagi korban yang terdampak aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025). Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa bantuan tersebut mencakup biaya pengurusan jenazah, pemakaman, serta perawatan rumah sakit bagi korban luka. Pernyataan itu disampaikannya di Balai Kota Jakarta, Jumat (29/8/2025).

Pramono menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan bin Zulkifli, yang berusia 21 tahun. Ia menuturkan, sejak pagi telah bertakziah langsung ke rumah duka dan memastikan seluruh kebutuhan korban serta keluarga ditanggung Pemprov DKI.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan bantuan penuh, mulai dari penanganan di rumah sakit, rumah duka, hingga proses pemakaman di TPU Karet Bivak," ujarnya.

Selain itu, Gubernur Pramono juga memastikan adanya dukungan lebih lanjut kepada keluarga almarhum. Orang tua dan adik Affan akan mendapatkan bantuan, termasuk santunan dari Pemprov DKI dan dirinya secara pribadi. Adik almarhum yang masih duduk di bangku SMP pun dipastikan menerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus sebagai jaminan pendidikan.

"Affan adalah tulang punggung keluarga. Pak Zulkifli sendiri juga pengemudi ojek. Saya dengar motornya Affan hilang. Karena anak Pak Zulkifli masih ada dua, yang pertama sudah bekerja sebagai office boy, lalu anak perempuan yang paling kecil masih SMP, maka tentunya kami akan memberikan selain KJP juga hal-hal lain yang akan membantu keluarga ini," tutur Pramono.

Lebih jauh, Pemprov DKI juga menanggung seluruh biaya perawatan rumah sakit bagi 38 korban lainnya yang terluka dalam unjuk rasa. Pramono menegaskan bahwa semua biaya perawatan medis menjadi tanggungan pemerintah daerah tanpa membebankan korban maupun keluarganya.

Di hadapan awak media, Gubernur Pramono menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan di Jakarta. Ia mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memastikan ibu kota tetap kondusif.

"Saya mengajak kita semua untuk menjaga keamanan dan kondusivitas Jakarta. Mari kita jaga Jakarta bersama-sama. Semuanya harus menjaga diri. Karena, keamanan dan kenyamanan Jakarta menjadi hal yang sangat penting," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.