Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat Tiga Desa di Kabupaten Sigi Terdampak Banjir

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 20:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tetapkan Tanggap Darurat Tiga Desa di Kabupaten Sigi Terdampak Banjir Doc: ANTARA/MOH SALAM
Ket. Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi saat meninjau lokasi banjir di Desa Bobo Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi.

Sigi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng) menetapkan status tanggap darurat tiga desa di Kabupaten Sigi terdampak bencana banjir di wilayah tersebut.

Adapun tiga desa itu seperti Dusun Salubi Desa Bobo Kecamatan Dolo Barat, Dusun Tiga Desa Jono Kecamatan Dolo Selatan, dan Dusun Alere Desa Tuva Kecamatan Gumbasa, sehingga tanggap darurat itu mulai tanggal 1 sampai 14 Juli 2024

"Tiga wilayah itu sudah kami tetapkan menjadi tanggap darurat pascabanjir di Kecamatan Gumbasa, Dolo Barat, dan Dolo Selatan selama 14 hari," kata Wakil Bupati Sigi Samuel Yansen Pongi usai meninjau lokasi banjir di Desa Bobo, Selasa.

Ia mengemukakan penanganan pertama kali dilakukan pemerintah daerah adalah penyaluran logistik bahan pangan ke masing-masing wilayah terdampak banjir tersebut.

"Pada prinsipnya kami sudah menangani terkait penanganan darurat sehingga intinya yang mengungsi ini jangan sampai kelaparan," ucapnya.

Kata dia, selama masa tanggap darurat itu dapur umum tetap dibuka untuk memberi makanan kepada masyarakat terdampak maupun petugas kesehatan, BPBD dan Dinas Sosial setempat yang bertugas dalam penanganan banjir di lokasi tersebut.

"Kita siapkan dapur umum tapi ada juga menerima logistik dan bahan pangan di dapur umum sudah disalurkan sehari pascabencana banjir itu," kata Samuel.

Sementara Pemerintah daerah tidak membuka dapur umum di Dusun Alere Desa Tuva disebabkan akses menuju ke lokasi itu sulit dijangkau kendaraan roda empat

"Kalau di Dusun Alere Tuva tidak ada dapur umum tapi kami siapkan logistik," ucapnya.

Selain itu sejumlah alat berat saat ini sudah mulai bekerja melakukan normalisasi aliran sungai beberapa titik di kecamatan Gumbasa, Dolo Barat dan Dolo Selatan.

"Kami juga sudah mendistribusikan logistik dan penanganan setelah itu adalah normalisasi beberapa sungai dan Alat berat kita sedang bekerja," sebutnya.

Sementara khusus di Dusun Alere Desa Tuva tidak dapat ditembus alat berat sehingga pengerjaannya hanya sekitar sungai di Kecamatan Gumbasa.

"Alat berat tidak bisa mencapai Dusun Alere jadi yang dilakukan pemerintah daerah adalah memberikan bantuan pangan logistik dan mempersiapkan untuk relokasi masyarakat terdampak di wilayah itu," tuturnya.

Sebelumnya diketahui 71 rumah warga Desa Bobo Kecamatan Dolo Barat khususnya di Dusun Salubi rusak parah 17 rumah, rusak sedang 18 rumah dan rusak ringan 36 rumah terdiri dari 73 kepala keluarga (KK) dengan total 286 jiwa terdampak banjir disertai lumpur itu termasuk 16 orang lansia, 23 bayi dan balita serta 3 ibu hamil.

Untuk kerusakan di Dusun tiga Desa Jono Kecamatan Dolo Selatan berupa satu rumah terbawa banjir beserta seluruh isi rumah dan satu unit sepeda motor dengan total warga terdampak sebanyak 8 kepala keluarga

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.