Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Tapin Siapkan 12 Hektare untuk Sekolah Rakyat di Pedalaman

📅 Rabu, 02 Jul 2025, 15:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Tapin Siapkan 12 Hektare untuk Sekolah Rakyat di Pedalaman Doc: ANTARA
Ket. Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (kanan) menerima kunjungan Bupati Tapin Yamani (kedua kanan) dan Wakil Bupati Tapin Juanda (kedua kiri) membahas rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

RANTAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiapkan lahan seluas 12,62 hektare untuk Sekolah Rakyat di daerah pedalaman Candi Laras Utara dan Candi Laras Selatan.

Hal itu diungkapkan Bupati Tapin, Yamani, usai bertemu Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, sebagai upaya percepatan pemerataan akses pendidikan melalui program nasional Sekolah Rakyat.

“Kami sudah menyerahkan semua dokumen pendukung, mulai dari administrasi hingga kesiapan lahan dengan harapan bisa masuk tahap pertama atau kedua pada pembangunan yang dijadwalkan September nanti,” kata Yamani saat dikonfirmasi di Rantau, Kabupaten Tapin, Rabu(02/7).

Ia menambahkan Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak yang selama ini sulit mengakses pendidikan formal di daerah.

"Program yang diinisiasi Kementerian Sosial ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat Tapin, terutama di wilayah yang masih tertinggal infrastruktur pendidikannya," ucap Yamani.

Menurut Yamani, keberadaan kompleks pendidikan terpadu ini akan membuka akses yang lebih luas bagi siswa di desa sekitar.

Tak hanya itu, Sekolah Rakyat itu juga dirancang untuk mendukung pendidikan dasar hingga kejuruan secara terpadu dalam satu kawasan.

“Ini bukan soal membangun gedung saja, tapi soal keadilan pendidikan. Semua anak punya hak yang sama atas pendidikan, di manapun mereka tinggal,” tutur Yamani.

Sementara itu, Wakil Bupati Tapin Juanda menambahkan selain sektor pendidikan, pembangunan Sekolah Rakyat juga diyakini akan berdampak pada sektor sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.

“Pendidikan adalah pintu pembuka perubahan. Tapin tidak ingin ada generasi yang tertinggal karena minimnya akses,” ungkap Juanda.

Jika disetujui, kata Juanda, Tapin akan menjadi salah satu daerah percontohan pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Kalimantan Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.