Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Rejang Lebong Cetak Sawah Baru Seluas 803 Hektare

📅 Selasa, 22 Jul 2025, 06:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Rejang Lebong Cetak Sawah Baru Seluas 803 Hektare Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Rejang Lebong, Bengkulu, Achmad Syafriansyah.

REJANG LEBONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, segera melaksanakan program pencetakan sawah baru seluas 803 hektare (ha) yang dipusatkan dalam Kecamatan Kota Padang.

"Program cetak sawah ini dilaksanakan di Desa Tanjung Gelang dan Desa Sukarami, Kecamatan Kota Padang. Insya Allah awal Agustus 2025 nanti sudah ada lahan yang selesai dan bisa dilakukan penanaman padi," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Rejang Lebong Achmad Syafriansyah, di Rejang Lebong, Senin.

Dia menjelaskan, program cetak sawah tersebut akan dilaksanakan di Desa Tanjung Gelang seluas 786 ha dan 16,8 ha di Desa Sukarami.

"Saat ini sedang pembuatan Survei Investigasi dan Desain atau SID konstruksinya oleh Universitas Bengkulu. SID ini mengenai bagaimana sawahnya, pengairan dan jalan usaha taninya. Minggu ini ditargetkan selesai dan akan dilakukan launching oleh Gubernur Bengkulu," katanya lagi.

Peluncuran program cetak sawah di Kabupaten Rejang Lebong ini akan dilaksanakan bersamaan dengan program cetak sawah di Pulau Enggano, dengan total sawah baru yang dicetak dalam Provinsi Bengkulu mencapai 2.000 ha.

Menurut dia, lokasi pencetakan sawah di Kabupaten Rejang Lebong itu didukung oleh ketersediaan pengairan yang memadai. Sumber air ini diambil dari Sungai Buluan yang berada di kawasan hutan lindung Bukit Balai Rejang yang berada di wilayah itu.

Pengairan sawah ini akan menggunakan sistem pipanisasi yang pembuatannya dibiayai oleh Pemprov Bengkulu sebesar Rp2,5 miliar. Sedangkan untuk pembuatan sawahnya dilakukan oleh anggota TNI, setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan MoU antara Pemprov Bengkulu dengan Korem 041/Garuda Emas (Gamas) Bengkulu.

"Untuk penanaman padinya nanti akan dibantu oleh brigade pangan yang berisikan petani milenial yang ada di Kabupaten Rejang Lebong. Jadi musim tanam padi tahun 2025 sawah yang dicetak ini sudah bisa ditanami padi," ujar dia lagi.

Dengan adanya penambahan sawah baru seluas 803 ha, kata Achmad Syafriansyah, maka luasan sawah baku di Kabupaten Rejang Lebong yang saat ini tinggal 3.567,29 ha akan bertambah dan akan meningkatkan hasil produksi beras di Rejang Lebong.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

30 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.