Pemkab Lombok Barat Kembangkan Wisata Selancar Bangko Bangko
📅 Senin, 03 Nov 2025, 09:57 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Barat
MATARAM - Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, NTB, menyiapkan pengembangan kawasan wisata selancar (surfing) Bangko Bangko. Tepatnya, di Dusun Bangko Bangko, Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kawasan yang dikenal dengan ombak raksasa ini disebut memiliki potensi kuat untuk menjadi destinasi unggulan bertaraf nasional.
"Saat ini sudah ada pihak yang berminat menjadikannya sebagai destinasi nasional untuk kegiatan surfing," kata Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, Minggu (2/11).
Kabupaten Lombok Barat tercatat memiliki jumlah pulau terbanyak di NTB, yakni sebanyak 126 pulau, dengan luas wilayah mencapai 923,06 kilometer persegi. Salah satu yang paling menarik perhatian wisatawan mancanegara adalah Bangko Bangko atau yang lebih populer disebut Desert Point.
Zaini menyebut setiap hari turis asing datang ke Bangko Bangko untuk menikmati ombak. Banyak di antaranya datang dari Pulau Nusa Penida, Bali, karena jaraknya yang cukup dekat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Musim puncak kunjungan biasanya terjadi pada Juli hingga Agustus. Atau, bertepatan dengan liburan dan musim kemarau.
Bangko Bangko sendiri memiliki reputasi internasional. Asosiasi Peselancar Dunia pernah menempatkan pantai ini pada peringkat keenam dari daftar sepuluh pantai dengan ombak terganas di dunia.
Tinggi serta intensitas ombaknya mampu membentuk rongga besar yang menciptakan sensasi. Seperti peselancar memasuki terowongan air.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain ombaknya, pantai sepanjang satu kilometer di kawasan tersebut memiliki lanskap yang menyerupai padang pasir, sehingga dikenal sebagai Desert Point. Lokasinya berada sekitar 73 kilometer atau dua jam perjalanan dari Kota Mataram.
Pemerintah Lombok Barat kini menargetkan kawasan Teluk Bangko Bangko menjadi pintu masuk baru wisatawan dari Bali menuju Lombok, selain melalui Senggigi. Upaya penunjang pun telah disiapkan.
Di antaranya adalah rencana pengaspalan jalan lingkar kawasan sejauh 15 kilometer dari Dusun Selegong menuju simpang tiga Bangko Bangko hingga ke Desert Point.
"Pengembangan infrastruktur menjadi prioritas agar akses wisatawan semakin mudah dan potensi ekonomi masyarakat sekitar meningkat," ujar Zaini.
Pemerintah daerah berharap pengembangan ini mampu mendorong peningkatan kunjungan wisatawan. Sekaligus memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata bahari kelas dunia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!